logo


PLN Dapat Pinjaman Rp 8,5 Triliun

Pinjaman yang diberikan ini menunjukan dukungan perbankan nasional kepada PLN

19 Desember 2014 11:23 WIB

Jaringan Listrik (Ist)
Jaringan Listrik (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demi kebutuhan investasi, PT. PLN (Persero) memperoleh pinjaman senilai Rp 8.5 triliun. PLN menerima pinjaman dana dari sejumlah bank, antara lain BNI, BRI, BCA dan BII. Penandatangan perjanjian ini dilakukan Kamis (18/12) di Kantor PLN Pusat Jakarta.

Rincian pinjaman tersebut yakni BNI sebesar Rp 2.5 triliun, BRI Rp 2 triliun, BCA Rp 1 triliun dan BII Rp 1 triliun, sehingga total 6.5 triliun. Sementara Rp 2 triliun sisanya sudah diberikan BRI satu hari sebelumnya, melalui fasilitas pinjaman bilateral, guna mengembangkan sektor ketenagalistrikan.

Pinjaman yang diberikan ini menunjukan dukungan perbankan nasional kepada PLN, sekaligus mempercayai kinerja PLN. Disamping itu, PLN pun dapat mendukung pemerintah untuk mengurangi pinjaman asing yang dapat mengurangi resiko anjloknya rupiah yang datang sewaktu-waktu.


Darmawan Prasodjo Sebut PLN Terus Kembangkan Pembangkit Energi Baru Terbarukan

"Dana pinjaman ini akan digunakan untuk mendanai semua proyek-proyek investasi PLN," ungkap Direktur Utama PLN, Nur Pamudji.

Menurut Direktur Bisnis Banking BNI, Krishna R. Suprapto, "Kami melihat ini merupakan sesuatu yang sangat layak dan sangat penting untuk didukung. Kita lihat selama ini kinerja PLN baik sekali. Sejauh ini peringkat kredit PLN juga sangat baik."

Krishna menganggap industri kelistrikan merupakan manufaktur yang sangat strategis.

Operasikan PLTU Jawa 8, PLN Ciptakan Potensi Penghematan Rp 1 Triliun

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Vicky Anggriawan
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex