logo


Asma Dewi Unggah Ujaran Kebencian Saat Pilkada DKI

Setyo menyebut postingan Asma Dewi yang mengandung ujaran kebencian ada banyak, maka dari itu dia tidak bisa menyebutkan satu per satu

14 September 2017 18:59 WIB

Asma Dewi
Asma Dewi Facebook/Asma Dewi Ali Hasjim

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Asma Dewi, wanita yang ditangkap oleh polisi pada Jumat (8/9) lalu terkait kasus ujaran kebencian. Polisi menyebut postingan Asma Dewi yang mengandung ujaran kebencian tersebut diunggah ke sosial media pada saat Pilkada DKI lalu.

"Ujaran kebencian dan SARA pada waktu Pilkada DKI," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Kamis (14/9).

"Itu pada saat menjelang Pilkada," lanjutnya.


Minta Asma Dewi Dibebaskan, Presidium Tamasya Al-Maidah Sebut Diskriminasi Hukum

Setyo menyebut postingan Asma Dewi yang mengandung ujaran kebencian ada banyak, maka dari itu dia tidak bisa menyebutkan satu per satu.

"Jadi banyak sekali jadi kalau mau disebut satu-satu ya banyak," kata Setyo.

Mengenai keterkaitan Asma Dewi dengan kelompok Saracen, Setyo mengaku pihaknya masih sedang menyelidikinya. Penyidik akan menelusurinya melalui jejak digital Asma Dewi.

"Kan jejak digital kan bisa diteliti lagi," kata Setyo.

Asma Dewi juga disebut sebagai salah satu anggota Tamasya Al-Maidah, gerakan yang muncul saat Pilkada DKI April 2017 lalu. Gerakan tersebut dibentuk oleh pihak-pihak yang kontra dengan pasangan Ahok-Djarot.

Presidium Tamasya Al-Maidah Ajak Ibu-ibu Bela Asma Dewi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata