logo


Ini Dia Efek Farmakologis Bambu Tali

Sosok bambu tali lebih mengarah ke asparagus dengan ciri tumbuhan mirip asparagus

19 Desember 2014 10:17 WIB

Daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino. FOTO : ISTIMEWA
Daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino. FOTO : ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Satu lagi tanaman herbal yang disinyalir mampu mematikan sel kanker. Yap, bambu tali namanya. 

Bambu tali (Asparagus cochinchinensis (Lour) Merr. tergolong dalam tumbuhan Liliaceae. Secara internasional tumbuhan ini dinamakan christusdoorn. Walaupun namanya bambu, bambu tali berbeda dari tanaman bambu yang banyak terdapat di Indonesia. Seperti nama latinnya, bambu tali lebih mengarah ke asparagus dengan ciri tumbuhan mirip asparagus. Tumbuhan ini banyak terdapat di Cina, Jepang, Korea, dan daerah-daerah di Indocina.

Bambu tali biasanya tumbuh dengan tinggi sampai 1,5 meter. Daunnya berwarna hijau, berbentuk helai panjang, runcing, dan halus. Bunganya berwarna putih berbentuk tunggal. Tumbuhan ini membutuhkan cahaya yang cukup dan tanah yang berpasir halus. Buahnya berbentuk bulat-bulat kecil dan berbahaya bila dimakan.


3 Obat Tradisional Ini Ampuh Usir Asam Urat dan Reumatik

Dalam farmakologis Cina dan pengobatan tradisonal lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat rasa manis, pahit, dingin, membersihkan dan mengobati paru-paru, mengobati ginjal, merangsang produksi cairan tubuh, anti toxic, anti neoplastik, dan anti piretik. Bagian yang di gunakan daun bambu dan rebung (tunas bambu muda).

1. Daun Bambu

Daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, daun bambu tidak mempunyai efek samping dan bebas racun.

Kamus Besar Herbal Cina juga menuliskan bahwa daun bambu berfungsi menormalkan arteri koroner dan berpotensi mencegah terjadinya gangguan jantung.mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni).

Daun bambu juga mampu menyembuhkan batuk, haus, dahak, radang tenggorokan, dan menghilangkan rasa panas.

Daun bambu bisa menyegarkan hati, menghangatkan limpa, menghilangkan riak dan dahaga, angin jahat, batuk, sesak, muntah darah, stroke ringan Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol serta memperbaiki fungsi trombosit.

Cara Meramu :

  • Ambil segenggam daun bambu tali  yang masih muda cuci bersih lalu di rebus dengan air 4 gelas tinggal sisa 2 gelas lalu saring minum 2x sehari.
  • Ambil segenggam Daun Bambu tali yang masih muda dan 3 lembar daun tapak liman cuci bersih lalu di rebus dengan air 4 gelas tinggal sisa 2 gelas lalu saring minum 2x sehari.

2. Rebung

Bagian tanaman yang digunakan umbi segar atau yang dikeringkan.

Penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan antara lain :

- Batuk, Batuk darah, TBC paru, Sakit kerongkongan, Muntah darah, Rasa haus, keringat malam, Kencing manis, Susah buang air besar, Demam. Cara Meramunya, ambil 20 – 30  gram umbi kering  untuk Rebung segar 70 – 90 gram direbus dengan 4  gelas air sampai menjadi 2 gelas. Diminum dalam keadaan hangat-hangat. Bila perlu diminum sehari dua kali sampai sembuh.

- Kanker payudara, Carsinoma, fibroadenoma, hyperplasia, dan kanker limpa

Cara Meramunya, ambil 30 - 40 gram umbi kering Atau Rebung Muda 90 – 110 gram dan Daun Sirsak 9 lembar di rebus dengan air 4 gelas tinggal sisa 2 gelas  diminum 2 kali sehari.

 

'Sejuta' Manfaat Tersembunyi Daun Sirsak untuk Kesehatan Tubuh

Halaman: 
Penulis : Riana