logo


Zulkifli Hasan: Debat Sengit Antara KPK-DPR, Biasa

Zulkifli juga tak mempermasalahkan rapat komisi III yang disulap jadi rapat Pansus itu.

12 September 2017 13:14 WIB

Zulkifli Hasan adakan buka bersama di kediamannya, Jumat (2/6)
Zulkifli Hasan adakan buka bersama di kediamannya, Jumat (2/6) Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengatakan, adalah hal yang biasa apabila sebuah lembaga negara dicecar pertanyaan oleh anggota DPR seperti yang terjadi di Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (11/9) kemarin.

"Serasa di pengadilan ya??? Kalau komisi III DPR melakukan pengawasan kepada KPK itu kan haknya, silakan. Kalau pengawasan berdebat kan biasa, demokrasi DPR ya," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).

Pria yang karib disapa Zulhas ini juga tak mempermasalahkan rapat komisi III yang disulap jadi rapat Pansus itu. Begitu juga dengan hadirnya anggota pansus yang sebetulnya bukan anggota Komisi III, namun dijadikan pengganti atau BKO.


Setnov Mangkir Pemeriksaan karena Sakit, Ketua KPK Bilang Begini..

"Oh ya kan nggak apa-apa, boleh kan. Jadi gini lah kalau sidang itu kan biasa, demokrasi itu kan keras, protes kan biasa. Biasa aja kalau di DPR mah. Memang begitu, kadang-kadang ada yang naik meja kan tidak apa-apa," pungkasnya.

Diketahui, pada saat berlangsungnya Raker antara Komisi III DPR dengan KPK, hadir sejumlah anggota dari Komisi lain yang di-BKO kan ke Komisi III. Namun uniknya, tiga anggota yang masuk kebetulan adalah anggota Pansus angket KPK. Mereka adalah Arteria Dahlan, John Kennedy Aziz dan Muhammad Misbakhun. Arteria menggantikan Dwi Ria Latifah, John Kennedy menggantikan Kahar Muzakir, dan Misbakhun menggantikan Saiful Bahri.

 

RDP Komisi III dengan KPK 'Panas'

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana