logo


Anggota DPR Permasalahkan Panggilan 'Yang Terhormat' yang Tak Diucapkan KPK

"Saya aja mau ngomong KPK yang dihormati, KPK nggak mau," ujar Arteria

12 September 2017 02:45 WIB

Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan.
Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM Rapat Komisi III dengan KPK tidak hanya mempersoalkan tentang tugas dan fungsi KPK. Panggilan terhadap anggota Komisi II DPR juga dipermasalahkan oleh anggota Komisi II DPR Fraksi Arteria Dahlan. Arteria tidak terima KPK tidak pernah memanggil anggota DPR dengan sebutan 'yang terhormat'.

"Saya menunggu dari lima saudara-saudari komisioner, tidak pernah terucap 'anggota Dewan yang terhormat'. Kami, Pak Jokowi sendiri kalau ketemu, walaupun Arteria masih b****at, dia katakan 'yang terhormat'. Pak Kapolri mengatakan 'yang mulia'," kata Arteria di gedung DPR, Senin (11/9).

Menurutnya, selama ini DPR selalu membela KPK, namun Ia menilai akhir-akhir ini KPK sudah kelewatan.


Masinton Tanyakan Aset Nazaruddin yang Disita KPK

"Selama ini kita pembela KPK. Tidak pernah terucap apa yang dilakukan KPK melenceng. Ini sudah enough-lah," katanya.

Kemudian Arteria bicara banyak mengenai barang sitaan KPK dari hasil korupsi. Arteria mengatakan seharusnya KPK melaporkan barang-barang sitaan karena itu juga diatur dalam UUD. Kembali lagi dia menyinggung mengenai panggilan hormat.

"Saya aja mau ngomong KPK yang dihormati, KPK nggak mau," ujar Arteria. 

Dituding Pinjam Rp 5 M untuk Menjebak, Ini Kata Pimpinan KPK

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata