logo


Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf Berhasil Bebas Tanpa Tebusan

Hal tersebut merupakan usaha gigih yang dilakukan atas kerja sama TNI dan AFP (Armed Forces of the Philippines).

8 September 2017 13:50 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Puspen TNI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengatakan dua orang WNI yang menjadi tahanan kelompok Abu Sayyaf sejak bulan November 2016 lalu akhirnya berhasil dibebaskan tanpa syarat dan tebusan apa pun.

Hal tersebut merupakan usaha gigih yang dilakukan atas kerja sama TNI dan AFP (Armed Forces of the Philippines).

"Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada partner TNI, AFP (Armed Forces of the Philippines), keamanan Filipina yang telah menyelamatkan dua sandera kita," ujar Gatot, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9).


TNI Tegaskan Selalu Siap Bebaskan WNI dari Teroris Abu Sayyaf

"Tidak ditebus. Saya jamin tidak ditebus. Itu upaya diplomasi TNI dan AFP, sehingga bisa dibebaskan," jelasnya.

Proses pembebasan yang dilakukan secara persuasif tersebut, lanjut Gatot, dilakukan demi keselamatan para sandera. Jangan sampai karena tidak hati-hati mereka malah menjadi korban kelompok bersenjata tersebut.

Selain itu, Gatot juga mengatakan bahwa pemerintah Filipina saat ini sedang mengupayakan pembebasan lima sandera WNI lainnya. Kondisinya pun disebut dalam keadaan sehat. Diharapkan akan ada kabar baik secepatnya dan seluruhnya dapat diselamatkan tanpa kurang suatu apa pun.

Ini Kata Polri Soal Temuan Paspor Indonesia di Markas Abu Sayyaf

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari