logo


Kata Camat Borobudur Soal Kabar Rencana Aksi Bela Rohingya di Wilayahnya

Candi Borobudur sendiri sudah dinyatakan sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO.

4 September 2017 15:42 WIB

Candi Borobudur.
Candi Borobudur. Pixabay

MAGELANG, JITUNEWS.COM - Camat Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan pihaknya belum menerima konfirmasi terkait rencana pelaksanaan aksi damai bela Rohingya di sekitar area Candi Borobudur. Menurutnya, aksi macam tersebut proses perizinannya adalah melalui Kepolisian.

"Aksi seperti ini biasanya konfirmasinya ke polisi," kata Nanda, seperti diwartakan nu.or.id, Senin (4/9).

Ia juga menilai bahwa aksi damai dan solidaritas sah-sah saja dilakukan asalkan menaati aturan yang berlaku serta pastinya tidak mengganggu ketertiban umum.


Mantan Menkominfo Posting Foto Hoax Rohingya, Netter: Saring Sebelum Sharing!

Terlebih lagi, Candi Borobudur sendiri sudah dinyatakan sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO sehingga keberadaan serta kondisinya harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. 

Selain itu, aksi dan unjuk rasa tersebut, lanjutnya, tidak boleh sampai menunjukkan sikap-sikap anarkistis apalagi sampai memuat resah warga masyarakat.

"Jadi, mari kita jaga kedamaian di Candi Borobudur dengan segala kearifannya. Kita semua wajib menjaga dan melestarikannya," katanya lagi.

Lebih lanjut, Nanda juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi atau konten-konten negatif yang kini sudah sangat marak beredar, terutama di media sosial.

Berhembus Kabar Aksi Bela Rohingya di Sekitar Borobudur, Polisi Belum Terima Permohonan Izin

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari
 
×
×