logo


Amazon Digugat Karena Menjual Kacamata Gerhana

Gerhana matahari total yang baru-baru ini terjadi di Amerika Serikat memang menjadi hal yang luar biasa. Di samping keindahan fenomena tersebut, terselip beberapa pihak yang ingin meraup untung dengan menjual kacamata gerhana.

4 September 2017 11:42 WIB

Logo Amazone
Logo Amazone KCBI

JITUNEWS.COM - Gerhana matahari total yang baru-baru ini terjadi di Amerika Serikat memang menjadi hal yang luar biasa. Di samping keindahan fenomena tersebut, terselip upaya beberapa pihak yang ingin meraup untung dengan menjual kacamata gerhana.

Gara-gara menjual kacamata tersebut, Amazon menghadapi gugatan class action dari pembelinya, yang mengatakan bahwa penglihatan mereka dirugikan sebagai hasil dari penggunaan kacamata gerhana.

Tuntutan hukum tersebut, yang diajukan ke pengadilan federal di South Carolina melibatkan dua orang, Corey Payne dan tunangannya, Kayla Harris. Mereka membeli tiga kacamata gerhana di Amazon awal bulan Agustus lalu, dengan keyakinan bahwa kacamata itu memungkinkan mereka melihat gerhana dengan selamat.


Kini DJI Mavic Pro Bisa Terbang Lebih Lama

Sayangnya, hal itu tidak terjadi. Gugatan tersebut menyatakan bahwa Payne dan Harris dilaporkan mengalami sakit kepala dan mata berair pada hari itu. Mereka kemudian mengalami gangguan penglihatan, termasuk blurriness dan vision yang menyimpang.

Pada tanggal 10 Agustus, Amazon mengeluarkan penarikan kembali kacamata yang tidak bisa diverifikasi dengan aman. Raksasa ritel berbasis di Seattle ini mengirim e-mail kepada pelanggan untuk mengembalikan unit mereka. Namun, Payne dan Harris mengatakan mereka tidak menerima e-mail tersebut.

Seperti dikutip dari The Next Web, dengan gugatan ini, mereka bertujuan untuk mewakili orang lain yang menderita kerugian dan tidak mendapatkan informasi dari Amazon.

AMD Rilis Prosesor Terbaru Mereka, Ryzen Pro

Halaman: 
Penulis : Satria Budi