logo


Indonesia Diminta Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk Hentikan Kejahatan di Rohingya

Charles menyebut konflik di Rohingya menjadi ujian bagi efektivitas hukum dan institusi internasional

4 September 2017 06:18 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris.
Anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris, meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan penggalangan dukungan untuk membantu etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar. Bahkan, konflik Rohingya tersebut sudah menjadi perhatian internasional.

"Kekerasan terhadap warga Rohingya harus segera dihentikan. Pemerintah RI harus melakukan segala upaya untuk menghentikan tragedi kemanusiaan di Rohingya," kata Charles Honoris, Senin (4/9).

Charles juga meminta Indonesia untuk mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan agar siklus kekerasan dan tragedi kemanusiaan di Myanmar segera berakhir.


Fahri Hamzah 'Kenang' Momen di Myanmar Tahun Lalu Terkait Rohingya

"Sebagai anggota PBB resolusi atau keputusan DK PBB mengikat bagi Myanmar. Kegagalan untuk mengikuti Resolusi DK PBB dapat berakibat intervensi militer terhadap Myanmar," ujarnya.

"Indonesia bisa menggalang dunia internasional untuk melakukan intervensi kemanusiaan seperti halnya di Kosovo dan Libya," lanjutnya.

Charles menyebut konflik di Rohingya menjadi ujian bagi efektivitas hukum dan institusi internasional.

"Kasus Rohingya juga menjadi ujian bagi efektivitas hukum dan institusi internasional. Pemerintah Indonesia harus mengoptimalkan perannya dalam forum-forum internasional seperti PBB dan ASEAN untuk mengupayakan siklus kekerasan di Myanmar segera berhenti," tutur Charles.

Dede Yusuf Minta ASEAN Atasi Konflik Rohingya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata