logo


Soal Kematian Ratusan Rohingya, Erdogan: Telah Terjadi Genosida di Sana

Diketahui, dalam sepekan ini tercatat hampir 400 orang telah meninggal dalam pertempuran yang melanda bagian barat laut Myanmar

2 September 2017 09:30 WIB

Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan Ist

TURKI, JITUNEWS.COM - Presiden Turki, Tayyip Erdogan, mengatakan kematian ratusan orang Muslim Rohingya di Myanmar dalam sepekan terakhir merupakan gesonida, pemusnahan sistematis terhadap suatu kelompok.

"Telah terjadi genosida di sana. Mereka tetap diam terhadap ini. Semua yang melihat dari jauh genosida ini dilakukan di bawah kerudung demokrasi juga bagian dari pembunuhan massal ini," kata Erdogan pada perayaan Idul Adha, Jumat (1/9) di Istanbul, Turki, seperti dikutip dari Reuters.

Diketahui, dalam sepekan ini tercatat hampir 400 orang telah meninggal dalam pertempuran yang melanda bagian barat laut Myanmar. Sontak, kejadian ini merupakan kekerasan yang paling mematikan menimpa kaum minoritas Rohingya di negara itu dalam beberapa dekade.


Soal Konflik Rohingya, DPR: Ini Aib Bagi Para Tokoh dan Negara yang Gemar Berceramah Tentang HAM

Erdogan menuturkan, negaranya memiliki tanggung jawab moral untuk mengambil sikap terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di Myanmar ini. Dia mengatakan krisis kemanusiaan ini akan dibahas saat sidang umum PBB pada 12 September di New York, AS.

Sejumlah sumber di PBB menyatakan ada sekitar 38 ribu orang Rohingya telah melintas dari Myanmar ke Bangladesh.

 

Pemerintah dan Masyarakat Indonesia Harus Membantu Penduduk Rohingya

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×