logo


Pemerintah dan Masyarakat Indonesia Harus Membantu Penduduk Rohingya

Pemerintah Indonesia perlu melakukan langkah-langkah kongkrit untuk meringankan derita korban di Rohingya.

2 September 2017 08:30 WIB

Wakil Ketua Umum MASIKA-ICMI, Ismail Suardi Wekke
Wakil Ketua Umum MASIKA-ICMI, Ismail Suardi Wekke ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Majelis Sinergi Kalam - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MASIKA-ICMI) mengutuk keras oknum yang melakukan tindakan kekerasan dan genosida terhadap penduduk dan etnis Rohingya di Myanmar. 

Sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, pemerintah dan masyarakat Indonesia perlu turun tangan untuk membantu para korban dan mendesak negara konfik tersebut untuk segera menghentikan diskriminasi dan pembantaian itu.

Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, pemerintah Indonesia perlu melakukan langkah-langkah kongkrit untuk meringankan derita korban di Rohingya. 


Joko Widodo Lepas Bantuan Indonesia Untuk Rohingya

"Salah satunya, pemerintah bisa menyediakan tempat atau pulau khusus untuk penampungan untuk para pengungsi, seperti yang pernah Indonesia berikan untuk pengungsi dari Vietnam di pulau Galang," ujar Wakil Ketua Umum MASIKA-ICMI, Ismail Suardi Wekke, dalam keterangan resminya kepada Jitunews.com, Sabtu (1/9).

Selain itu, Ismail juga mengharapkan kepada seluruh warga Indonesia, khususnya umat Islam, untuk menjadikan Idul Adha ini sebagai momentum untuk membantu korban pembantaian di Myanmar. 
Masyarakat bisa turut berpartisipasi melalui sumbangan ke lembaga-lembaga yang pengelola dana kemanusiaan untuk disalurkan ke Rohingya.

"Paling tidak, kita turut serta mendoakan mereka agar diselamatkan dari kezoliman itu."

Terlebih lagi, pemerintah dan masyarakat Indonesia perlu mendesak pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan tindakan biadab yang dilakukan oleh negaranya. 

"Kita bisa desak Kedutaan Besar Myanmar yang ada di negara kita untuk memberi penjelasan resmi dan harus segera mengakhiri keganasan mereka terhadap etnis Rohingya,"pungkas Guru Besar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong tersebut.

Soal Konflik Rohingya, DPR: Ini Aib Bagi Para Tokoh dan Negara yang Gemar Berceramah Tentang HAM

Halaman: 
Penulis : Riana