logo


Butuh Uluran Tangan, Bayi Menderita Penyakit Kulit

Muhammad Al-Hafizi, bayi kelahiran Lubuk Sakat Pada Tanggal 26 April 2017 yang kini berusia 4 bulan membutuhkan perhatian dan uluran dana.

25 Agustus 2017 21:27 WIB

istimewa
istimewa
dibaca 1203 x

Muhammad Al-Hafizi, bayi kelahiran Lubuk Sakat pada, 26 April 2017 yang kini berusia 4 bulan membutuhkan perhatian dan uluran dana. Pasalnya, Bayi ini menderita Penyakit Kulit yang basah dan melepuh serta mengelupas di sekujur tubuhnya sejak dua bulan belakangan.

Muhammad Al-Hafizi adalah Putra ke 4 dari Pasangan Musdianto (Kepala Keluarga) dan Dewi Lestari (Istri Musdianto).

Salah seorang warga Desa Lubuk Sakat, Januari Santoso (30 Th, Lk) bersama Sekretaris Desa Lubuk Sakat mengatakan kepada media, bahwa Musdianto berasal dari Desa Koto Lamo Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang menikah dengan Dewi Lestari yang berasal dari Desa Lubuk Sakat Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Yang sudah memiliki 4 Orang Anak, dan Ironisnya, Anak mereka yang ke Empat ini mengidap penyakit kulit yang sangat memprihatinkan.


Netizen Terhibur dengan Twitter Ditjen Pajak, Ada Kabar Gembira Buat Jomblo Nih!

“Penyakit itu membuat kulitnya selalu terkelupas dan itu selalu membuat si anak tersebut menangis, karna di idap sekujur tubuhnya. Mungkin menahan akan perihnya sakit yang ia derita”, Ungkap Januari Santoso.

Kepala Desa Lubuk Sakat, Nomo melalui Sekretaris Desa Lubuk Sakat menyampaikan, bahwa Keluarga ini sudah masuk dalam Program Keluarga Harapan dan KIS, akan tetapi si Anak yang menderita Sakit ini belum masuk kedalam Program tersebut sampai hari ini”, Sebut Sekdes Lubuk Sakat.

“sekarang Ayah nya (Al-Hafizi, Bayi 4 Bulan) sedang ke Ibukota Kabupaten Kampar guna pengurusan Administrasi kependudukan si Anak (Alhafizi,red) yang sakit untuk mendapatkan Program BPJS”, Paparnya.

“Karena Siang ini, Rabu (16/08/2017) harus segera di rujuk ke rumah sakit berdasarkan Surat Rujukan Pasien SKTM dari Uptd Puskesmas Perhentian Raja pertanggal 15/08/2017 dengan Nomor 445/Yankes-I/Pusk.P.R/2017/1308 dengan keluhan Kulit Tubuh Mengelupas 2 Bulan Belakangan, kulit pecah-pecah, kemerahan dan nyeri," Ujar Sekdes.

Lanjut, Sekdes mengatakan untuk dapat kita memberikan perhatian bersama dan uluran dana demi membantu si bayi Hafiz dengan penyakit yang dideritanya, karna Keluarga ini tercatat sebagai Keluarga Tidak Mampu (Miskin) sesuai dengan surat Keterangan Tidak Mampu dari Pemerintahan Desa Lubuk Sakat dengan Nomor 012/SK-TM/LS/VIII/2017, An : Kepala Keluarga Musdianto yang bekerja sebagai Petani Kebun yang berdomisili di RT 005/RW 003 Dusun II Sinar Harapan Desa Lubuk Sakat Kec.Perhentian Raja, Kab.Kampar yang ditandatangani Kepala Desa Lubuk Sakit Pada Tanggal 15 Agustus 2017, Nomo mengetahui Camat Perhentian Raja, Yuricho Efril, SSTP ditandatangani Tgl 15 Agustus 2017″, Jelaskan Sekretaris Desa bersama Januari Santoso beserta warga lainnya.

“Semoga apa yang kita berikan kepada pihak keluarganya, dapat meringankan beban yang dideritanya serta kita yang memberikan perhatian dan uluran tangan mendapatkan pahala dan balasan terbaik dari Allah SWT”, Tutupnya sembari mejelaskan bahwa Operasional Ambulance dari Pihak Rumah Baznas sedang menuju ke Rumah Musdianto untuk merujuk anak tersebut ke Pekanbaru Kota.

“Kemungkinan akan dirujuk ke Rumah Sakit Petala Bumi Pekanbaru,” akhiri pembicaraan dengan Sekdes Lubuk Sakat.

sumber: Tiraskita.com

Ditulis oleh: Widyo Sindo

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Polsek Medan Kota Berhasil Ungkap Kasus Pelaku Residivis Curanmor Sadis

Halaman: 
Admin : Ratna Wilandari