logo


Ini Bahaya Kelebihan Berat Badan ketika Mengandung

Salah satu efek paling berbahaya dari obesitas semasa hamil adalah preeklampsia

18 Desember 2014 09:20 WIB

Ibu hamil (Istimewa)
Ibu hamil (Istimewa)

JITUNEWS.COM - Obesitas adalah salah satu kondisi yang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit pada tubuh. Sangat penting bagi setiap orang untuk menjaga berat badan agar tetap ideal atau paling tidak, tidak jauh melampaui angka ideal.

Kondisi kelebihan berat badan akan semakin berdampak buruk apabila terjadi pada ibu hamil. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Lowa, bayi yang lahir dari ibu yang obesitas semasa hamil, justru berpotensi untuk memiliki berat badan yang lebih rendah. Bayi yang lahir dari ibu obesitas juga terbukti memiliki masa lemak yang lebih rendah, padahal masa lemak adalah salah satu hal terpenting untuk perkembangan otak bayi.

Salah satu efek paling berbahaya dari obesitas semasa hamil adalah preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi di mana terjadi penimbunan cairan tubuh yang dapat menyebabkan aliran darah ke janin terhambat. Kondisi ini sangat berbahaya bagi ibu maupun calon bayi.


Jangan Buru-buru Dibuang, Ini Manfaat Kulit Pisang yang Jarang Diketahui

Untuk itu, selalu atur pola makan yang baik dan seimbang ketika sedang mengandung. Pilihlah makanan yang mengandung banyak nutrisi tanpa menyebabkan kegemukan akibat lemak atau gula berlebih. Karena selain dapat menyebabkan kegemukan, kadar gula darah yang tinggi pada ibu hamil juga dapat sangat berbahaya.

Rutinlah melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang bila memungkinkan. Pada ibu yang sedang hamil tua, tubuh memang sangat dianjurkan untuk banyak bergerak ringan agar memudahkan proses melahirkan dan membuat baik posisi bayi. Kenaikan berat badan yang masih tergolong normal adalah kenaikan sekitar 7—11 kg pada 9 bulan masa kehmilan. Bila dirasa sudah jauh melebihi angka tersebut, segeralah konsultasi dengan dokter untuk menemukan solusi yang baik dan benar.

 

Ramai Beredar Air Kelapa Campur Jeruk Nipis Basmi Corona, Ini Faktanya

Halaman: 
Penulis : Hasballah