•  

logo


Berkali-kali Dicurangi dalam Pertandingan, Menpora: Jahat!

Ada dua cabang olahraga yang tercatat melakukan kecurangan terhadap atlet Indonesia di ajang Sea Games 2017.

21 Agustus 2017 05:53 WIB

Menpora Imam Nahrawi menyalami perwakilan klub-klub sepak bola nasional Indonesia di acara Islah Suporter Nasional di Auditorium Wisma Menpora, Senayan, Jakarta, Kamis (3/8).
Menpora Imam Nahrawi menyalami perwakilan klub-klub sepak bola nasional Indonesia di acara Islah Suporter Nasional di Auditorium Wisma Menpora, Senayan, Jakarta, Kamis (3/8). Dok. Kemenpora

JAKARTA, JITUNEWS.COMAjang Sea Games 2017 yang diadakan di Malaysia kembali menuai kontroversi. Sebab, tercatat ada dua cabang olahraga yang dirugikan akibat kecurangan yang dilakukan oleh wasit.

Hal itu membuat Menpora, Imam Nahwari berang. Menurutnya, sangat jahat jika kemenangan yang diraih tim lawan karena sebuah kecurangan. Selain itu, ia juga memberikan dukungan moral terhadap para atlet agar tetap bersemangat dalam meraih prestasi di ajang olahraga tersebut.

"Tetap semangat dan kita siapkan untuk besok. Kita akan kontrol langsung. Olahraga itu sportif, jujur, adil. Sangat jahat kalau kemenangan diraih dengan cara yang curang. Kalian harus tetap semangat. Di depan kalian masih ada banyak hal yang perlu kita bela bersama," ungkapnya dikutip dari detik.com, Minggu (20/8).


Menko PMK Saksikan Langsung Pertandingan Cabor Polo Air di Arena Sea Games XXIX Kuala Lumpur

Terjadinya kecurangan itu bahkan membuat tim Takraw Indonesia harus melakukan Walkout.

"Lebih dari 5 kali servis yang seharusnya menjadi point bagi Indonesia, justru dianggap fault dan menjadi keuntungan bagi lawan," sebut Imam Nahrawi.

Sementara dalam cabang olahraga Sepak bola, seharusnya Evan Dimas adalah korban namun ia justru mendapatkan kartu kuning.

"Saya meminta pelatih dan manajer Tim Nasional U-22 untuk mengajukan banding atas keputusan ini," tukasnya.

"Lupakan Masalah Bendera Karena Malaysia Sudah Minta Maaf"

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari