logo


Bukan Sekedar Permainan, Ini Makna di Balik Lomba HUT Indonesia!

Di balik kemeriahan perayaan HUT RI lewat berbagai lomba tersebut, ada filosofi atau makna yang terkandung di setiap jenis lomba

18 Agustus 2017 16:29 WIB

dibaca 1011 x

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang jatuh setiap 17 Agustus, diikuti berbagai lomba yang seru dan mengasyikkan. Sebut saja lomba panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, gebuk bantal dan masih banyak lagi.

Namun tahukah Anda, bagaimana awal mulanya berbagai lomba khas 17 Agustusan itu muncul?

Dan ternyata di balik kemeriahan perayaan HUT RI lewat berbagai lomba tersebut, ada filosofi atau makna yang terkandung di setiap jenis lomba. Biar lebih jelasnya, yuk simak ulasannya di bawah ini!


Beginilah Cara Warga Lereng Gunung Merapi Merayakan Hari Kemerdekaan

1. Lomba egrang

Ternyata lomba tersebut memiliki makna menghina kolonialisme Belanda yang tubuhnya tinggi (jangkung). Permainan egrang untuk mengejek orang jangkung (Belanda).

2. Lomba balap karung

Lomba ini mengingatkan rakyat Indonesia saat masa-masa sulit dijajah Jepang. Karena pada masa penjajahan Jepang mayoritas rakyat ketika itu pakaiannya berbahan karun goni.

3. Lomba makan kerupuk

Tanpa dijelaskan pun, lomba ini sudah jelas menggambarkan kondisi keprihatinan rakyat Indonesia pada masa penjajahan.

4. Lomba tarik tambang

Nah, kalau lomba tarik tambang, lomba ini memiliki makna gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas masyarakat Indonesia.

5. Panjat pinang

Bagaimana sejarah dari lomba panjat pinang? Ternyata panjat pinang berasal dari zaman penjajahan Belanda, kala itu sering digelar pada acara besar seperti hajatan, pernikahan, dan lain-lain.

Pesertanya orang pribumi yang memperebutkan 'barang mewah' saat itu, seperti bahan makanan seperti keju, gula, dan pakaian. Ketika orang pribumi bersusah payah untuk memperebutkan hadiah, orang-orang Belanda menonton sambil tertawa.

Semoga dengan melestarikan permainan ini, generasi mendatang dapat merasakan dan merenungkan besarnya pengorbanan para nenek moyang di masa dahulu.

Ditulis oleh: Zhu el-shasmaz

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Jarang Diketahui! 5 Manfaat Susu Ini Bikin Anda Makin Suka Susu

Halaman: 
Admin : Riana