logo


Indonesia Kecam Teror di Barcelona, WNI Diimbau Waspada

Sampai saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut. Namun, Kemlu tetap menghimbau kepada seluruh WNI di Barcelona agar tetap waspada.

18 Agustus 2017 09:21 WIB

Situasi Pasca Aksi Teror di Barcelona
Situasi Pasca Aksi Teror di Barcelona Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia mengecam aksi teror di Barcelona, Spanyol pada tanggal 17 Agustus 2017 yang telah mengakibatkan 13 orang meninggal dan puluhan luka-luka. 

"Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam dan solidaritas kepada korban dan keluarga korban akibat aksi teror tersebut," demikian keterangan pers Kementerian Luar Negeri, Jumat (18/8/2017).

Kemlu merilis, sampai saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut. Namun, Kemlu tetap mengimbau kepada seluruh WNI di Barcelona agar tetap waspada.

"Pemerintah kembali mengingatkan kepada WNI khususnya yang berada di Barcelona, Spanyol untuk meningkatkan kewaspadaan, mempelajari perkembangan keadaan/situasi tempat-tempat yang akan dituju, dan menghindari tempat-tempat yang dapat menjadi target aksi teror," terang Kemlu.

Jumlah WNI yang tercatat dalam database KBRI Madrid adalah sekitar 120 orang di Barcelona dan sekitar 1620 di Spanyol. Bagi segenap WNI di Spanyol, jika terjadi hal-hal yang mengkhawatirkan, diharapkan untuk segera menghubungi KBRI Spanyol.


Market and Trade Policy Intelligence Tingkatkan Akses Pasar Indonesia ke Luar Negeri

"Bagi WNI yang membutuhkan bantuan KBRI di Madrid dapat menghubungi Hotline Perlindungan WNI KBRI Madrid: +34 619 31 23 80. Alamat KBRI Madrid: Calle de Agastia, 65, 28043, Madrid," tulis Kemlu.

2 Mahasiswa Indonesia Ditahan di Mesir, Ini Langkah KBRI Kairo

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas