logo


RKIH Tegaskan Dukung Jokowi Dua Periode karena Memperjuangkan Trisakti

Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) di HUT ke-3 (11/8) menyatakan sikap politik mendukung Jokowi menjadi Presiden RI dua periode, karena memperjuangkan Trisakti.

12 Agustus 2017 10:30 WIB

Suasana pada acara perayaan HUT ke-3 Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) di Jakarta, Jumat (12/8).
Suasana pada acara perayaan HUT ke-3 Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) di Jakarta, Jumat (12/8). Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sikap politik RKIH sebagai sebuah ormas berjaringan seluruh Indonesia yang mendukung Jokowi untuk menjadi Presiden RI dua periode itu disampaikan ketua umumnya, Kris Budihardjo, dalam malam perayaan ulangtahun ke-3 RKIH di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/8). 

Dalam pidato yang berapi-api, Kris Budihardjo menegaskan RKIH mendukung Jokowi bukan karena subjektivitas pada pribadi Jokowi, tetapi lantaran cita-cita yang diemban Jokowi adalah mengimplementasikan Trisakti -- sebagai warisan politik Bung Karno, Presiden RI pertama. 
Presiden Soekarno dalam Pidato Trisakti di tahun 1963 menegaskan bahwa Indonesia berdaulat secara politik, Indonesia berdikari secara ekonomi, dan Indonesia berkepribadian secara sosial budaya. 


BNPP dan RKIH Teken MoU Pengelolaan Wilayah Perbatasan

Dalam bidang kemandirian politik, Soekarno telah berhasil memperjuangkan Pancasila sebagai kemandirian bangsa Indonesia dengan memiliki ideologi negara sendiri. Pada konteks masa kini, Presiden Jokowi telah menunjukkan sikap tegas menolak tekanan kelompok yang menghendaki ideologi lain selain Pancasila.  

Soekarno di masa kepemimpinannya juga berhasil mempertahankan kesatuan Indonesia dengan menumpas setiap pemberontakan separatis seperti Permesta, PRRI, DI/NII Papua dan 30S/PKI. Di masa kini Presiden Jokowi juga konsisten meredam gerakan politik radikalisme -- dengan ketegasan hukum yang disertai politik persuasif untuk membangkitkan semangat NKRI yang menolak separatisme.  

Dalam sikap politik luar negeri Soekarno menerapkan politik bebas aktif di mana tidak berpihak pada blok sosialis atau kapitalis, namun pro-aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia. Hingga kini sikap politik luar negeri Presiden Jokowi juga tidak menunjukkan berada di blok sosialis atau kapitalis. Jokowi justru menunjukkan eksistensi Indonesia berkontribusi dalam memajukan peradaban dunia -- tanpa dilatarbelakangi kepentingan suatu blok dunia. Namun politik luar negeri Indonesia juga bersikap tegas mengutuk kasus-kasus kemanuasian, di antaranya memprotes keras tindakan agresi brutal tentara Israel pada pendudukan Kota Jerusalem, termasuk arogansi kekerasan tentara Israel terhadap kaum muslim yang beribadah di masjid Al-Aqsa. 

Sedangkan untuk cita-cita Trisakti agar Indonesia berdikari secara ekonomi -- terus berlangsung upaya Presiden Jokowi membuka sumber-sumber kekuatan permodalan untuk masyarakat berdikari secara ekonomi, termasuk pada kelompok masyarakat hutan dan daerah perbatasan di antaranya diberikan secara gratis sertifikat penggunaan lahan untuk masa 35 tahun -- yang mana sertifikat tersebut bisa diagunkan ke bank untuk menjadi modal usaha. Selain itu juga mengoptimalkan ekonomi kreatif, agar bertumbuh pesat keragaman entitas bisnis. Pemerintahan Presiden Jokowi juga bergiat meningkatkan produksi komoditi dalam negeri sehingga volume impor menurun drastis.  

Dalam kepribadian sosial budaya, Presiden Soekarno secara tegas menolak budaya asing. Pada konteks kekinian, Presiden Jokowi melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan rasa cinta pada kultur Indonesia di tengah gempuran pengaruh asng di era media sosial. Termasuk era smartphone yang membuat jaringan mafia asing narkoba masuk Indonesia, tetapi Presiden Jokowi meresponnya dengan sikap tegas menyatakan ”Indonesia Perang Terhadap Narkoba” -- hingga memberlakukan sanksi hukuman mati bagi pengedar kakap dan tembak di tempat bagi pengedar yang melawan petugas. 

RKIH menyimpulkan dari segala narasi besar dan narasi program-program sektoral Pemerintahan Jokowi adalah merupakan implementasi dari Trisakti. Sehingga RKIH dengan jaringannya yang luas di Nusantara beraklamasi untuk mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinan nasional hingga dua periode. 

Pada acara ulangtahun ke-3 RKIH yang menyediakan lebih dari 300 kursi terisi penuh hingga sebagian tamu dari berbagai daerah dan kalangan harus berdiri. 

Tampak banyak tokoh yang hadir terutama dari para mantan pejabat tinggi negara, di antaranya Mayjen TN (Purn) DR.Ir. H.Suharno Prawiro, staf ahli Panglima TNI di era Jenderal Moeldokjo. Suharno yang kini Ketua Umum Partai Republik adalah bagian dari relawan Jokowi yang mengusung partainya untuk mendukung Jokowi menjadi Presiden RI untuk dua periode. 

Masuki Usia ke-3, RKIH Setia Dukung Pemerintahan Jokowi-JK

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi