logo


Kemarin Memuji, Kali Ini Arief Poyuono Lontarkan Kritik Lagi untuk Jokowi, Terkait Ini..

Kritik Arief kali ini yakni terkait Permendikbud Nomor 23/2017 yang memuat perubahan jam belajar siswa SD hingga SMA menjadi 8 jam dalam 5 hari

11 Agustus 2017 16:36 WIB

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono.
Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah sebelumnya sempat memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas keberhasilan pembangunan yang dijalankan selama ini, kali ini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, justru melontarkan kritik lagi ke orang nomor satu di Indonesia itu. 

Kritik Arief kali ini yakni terkait Permendikbud Nomor 23/2017 yang memuat perubahan jam belajar siswa SD hingga SMA menjadi 8 jam dalam 5 hari. Menurutnya, padatnya jam belajar yang tinggi menyebabkan anak menjadi generasi robot.  

"Jokowi harus bijak dalam membuat kebijakan pendidikan nasional sebab jika tidak yang dihasilkan sekolah hanyalah generasi robot pada masa mendatang," tukas Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/8).  


Arief Poyuono 'Khianati' Prabowo dengan Puji Jokowi, Gerindra: Mungkin Dia Cari Perhatian

Efek lain dari kebijakan ini, kata Arief, adalah bertambahnya biaya rumah tangga wali murid dan biaya yang harus dikeluarkan oleh guru. Menurutnya, orang tua wali murid harus menambah uang jajan murid sekolah karena waktu belajar yang mirip dengan waktu kerja buruh. 

Tak hanya itu, lanjut Arief, sebaliknya para guru yang jam mengajarnya bertambah, maka biayanya juga akan bertambah.   

Pendidikan membangun karakter generasi mendatang sebenarnya bukan persoalan lamanya jam belajar siswa, tetapi pada penyusunan kurikulum, materi pendidikan, dan cara mengajar. 

"Ini membuktikan kalau Menteri Pendidikan tidak punya sistem yang tepat dalam membangun karakter generasi mendatang, kalau cuma menghasilkan belajar 8 jam dalam 5 hari. Harus membuat sistem pendidikan yang singkat padat dan mudah dimengerti serta bisa mempengaruhi karakter murid untuk menjadi generasi mendatang yang berkualitas dan bukan generasi robot," tukas Arief.

"Bijaklah Pak Joko Widodo jangan sampai kebijakan belajar 8 jam justru hanya menghasilkan generasi yang tidak berkarakter karena murid  kurang gizi," pungkas Arief.

Arief Poyuono Puji Jokowi Setinggi Langit, PDIP: Good!

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×