logo


Keberatan Tarif Parkir Naik, Sudirman Said: Tak Semua Pengguna Mobil Orang Kaya

Tim sinkronisasi Anies-Sandi itu meminta agar kebijakan kenaikan tarif parkir di DKI Jakarta dikaji ulang.

10 Agustus 2017 08:09 WIB

Sudirman Said.
Sudirman Said. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Soal rencana kenaikan tarif parkir untuk pengguna mobil Rp 50.000 sekali parkir di DKI Jakarta mendapat penolakan dari tim sinkronisasi Anies-Sandi. Sebab hal itu nantinya akan memberatkan warga Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh ketua tim sinkronisasi, Sudirman Said. Menurutnya tidak semua pengguna mobil di DKI Jakarta adalah orang kaya. Banyak yang berasal dari keluarga menengah dan pas-pasan saja.

"Harus diingat, tidak semua pengguna mobil adalah orang kaya. Banyak pegawai muda dan keluarga kelas menengah yang pas-pasan saja. Mereka gunakan mobil karena tidak ada alternatif transportasi yang lebih baik. Kalau mereka harus menanggung tarif parkir yang demikian mahal rasanya tidak fair bagi kebanyakan warga Jakarta,"katanya, Rabu (9/8).


Cerita Mantan Menteri ESDM yang Pernah Jadi Kernet Angkutan Desa

Sementara itu, jika pemerintah kota Jakarta beranggapan bahwa hal itu bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban jalan, Sudirman menjelaskan lebih baik penggunaan alat transportasi umum dioptimalkan terlebih dahulu.

"Banyak yang bisa dioptimalkan dengan teknologi dan alat kontrol yang lebih efektif," tutupnya.

Tim Sinkronisasi Sebut Reklamasi Tak Melindungi Jakarta dari Banjir, Diperlukan karena Biaya

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari