logo


Tim Pengacara Buni Yani Kecewa Ahok Absen karena Alasan Lokasi Jauh

Majelis Hakim pun meminta JPU dengan menggunakan segala cara untuk tetap menghadirkan Ahok sebagai saksi.

8 Agustus 2017 14:02 WIB

Terlapor kasus dugaan pengeditan video Ahok, Buni Yani (kedua kanan), didampingi kuasa hukumnya menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan usai  memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (10/11).
Terlapor kasus dugaan pengeditan video Ahok, Buni Yani (kedua kanan), didampingi kuasa hukumnya menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan usai memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (10/11). Antara

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Tim Pengacara Buni Yani mengaku keberatan atas ketidakhadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam sidang lanjutan kliennya tersebut di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Selasa (8/8).

Absennya Ahok tersebut hanya digantikan dengan pembacaan kesaksian Ahok lewat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). "Kami keberatan karena hanya dibacakan (kesaksiannya) saja," kata salah satu pengacara Buni Yani dalam persidangan.

Selain itu, tim pengacara juga menganggap tidak ada upaya maksimal dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk membawa mantan gubernur DKI Jakarta tersebut ke persidangan. 


Absen di Sidang Buni Yani, Ahok Hanya Titipkan BAP

"Ada perlakuan yang tidak sama dengan saksi-saksi lainnya. Kami tidak melihat jaksa melakukan upaya paksa. Jaksa seharusnya punya upaya paksa. Kami tidak melihat itu," lanjutnya.

Selain itu, tim pengacara juga tidak bisa menerima alasan absennya Ahok dikarenakan jarak penjara dan lokasi sidang yang cukup jauh.

"Kami khawatir adanya potensi kebohongan. Kalau dengan alasan jauh, kami pun juga jauh," katanya lagi.

Setelah berdiskusi dengan para hakim anggota dan juga mendengar jawaban tim pengacara yang tidak mau dibacakan BAP, Ketua Majelis Hakim, M Saptono, menolak pembacaan kesaksian tertulis Ahok tersebut. Ia pun meminta JPU dengan menggunakan segala cara untuk tetap menghadirkan Ahok sebagai saksi.

"Kami meminta JPU mengundang dan menghadirkan Basuki Tjahaja Purnama. Silakan saksi selanjutnya," katanya.

Persidangan pun dilanjutkan dengan agenda mendengarkan kesaksian ahli IT, Effendy.

Ahok Absen di Sidang Buni Yani, Hakim: Orang Terinfus Saja Diusahakan Datang

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari