logo


Jangan Nyasar Lagi, Berikut Panduan Lalin Simpang Susun Semanggi

Simpang itu dibuka untuk umum dari pukul 06.00 hingga 22.00 setiap harinya hingga 10 Agustus 2017 nanti.

5 Agustus 2017 07:30 WIB

Proyek Simpang Susun Semanggi.
Proyek Simpang Susun Semanggi. Dok. Kementerian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Simpang Susun Semanggi yang digarap Pemprov DKI Jakarta di masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang memasuki fase uji coba untuk umum.

Terpantau sejak Jumat, 4 Agustus 2017, telah banyak pengendara umum yang berlalu-lalang dan berdampak pada berkurangnya kesemrawutan kemacetam akibat konflik arus yang biasa terjadi di atas jembatan Semanggi.

Berikut Jitunews.com berikan panduan bagi pengguna Simpang Susun Semanggi agar tidak tersasar:


Simpang Susun Semanggi Open Traffic Hari Ini

Pengguna Simpang Susun Semanggi dari arah Kuningan atau Cawang

Bagi pengendara yang hendak menuju arah Grogol, Slipi, Senayan atau Palmerah yang berasal dari arah Cawang, maka tinggal melaju lurus terus via Jalan Jenderal Gatot Subroto melewati jembatan Semanggi.

Sedangkan bagi pengendara yang ingin menuju Senayan, Blok M dan Fatmawati bisa melewati Jalan Jenderal Sudirman untuk kemudian belok kiri melewati turunan setelah Polda Metro Jaya atau sebelum jembatan Semanggi.

Kemudian untuk pengendara yang menggunakan Simpang Susun Semanggi dan hendak ke arah Bundaran HI dan Kota dari arah Cawang, maka bisa belok kiri namun di ruas setelah turunan yang menuju ke Jalan Jenderal Sudirman yang menanjak ke atas.

Sebagai catatan, pengendara untuk sementara bisa menghindari 'kuping' Semanggi lama atau yang berada setelah jembatan Semanggi atau sebelum Hotel Sultan. Pengguna yang menggunakan kuping lama itu bisa saja terjebak macet karena adanya konflik arus di bawah jembatan.

Pengguna Simpang Susun Semanggi dari arah Grogol atau Slipi

Untuk mereka yang hendak menuju arah Kuningan, Pancoran, Cawang dari sekitaran arah Grogol dan Slipi, maka cukup ambil jalan lurus terus ke Jalan Jenderal Gatot Subroto melewati Semanggi. Pengguna yang mau ke arah Bundaran HI, Monas, dan Kota, berbelok kiri ke Jalan Jenderal Sudirman melewati turunan sebelum jembatan
Semanggi.

Sementara pengguna yang hendak ke arah Blok M atau Fatmawati berbelok ke kiri juga tetapi di ruas setelah turunan ke Jalan Jenderal Sudirman yang menanjak. Pengguna ke arah itu sebaiknya tidak melewati 'kuping' Semanggi yang lama yang berada di setelah jembatan Semanggi sebelum Plaza Semanggi. Arus lalu lintas lewat kuping lama itu menyebabkan kemacetan karena adanya konflik arus di bawah jembatan Semanggi.

Pengendara yang hendak putar balik

Kendaraan di Jalan Jenderal Gatot Subroto yang ingin berputar balik bisa menggunakan kuping lama untuk turun ke Jenderal Jenderal Sudirman, setelah itu langsung naik kuping lagi untuk kembali ke Jalan Jenderal Gatot Subroto untuk berpindah jalur. Sementara kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman tetap menggunakan kuping lama untuk berputar balik atau berpindah ke Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Papan informasi untuk memandu pengendara sudah terpampang di pinggir jalan. Kini, papan itu dilengkapi dengan arah penunjuk Simpang Susun Semanggi.

Simpang itu dibuka untuk umum dari pukul 06.00 hingga 22.00 setiap harinya hingga 10 Agustus 2017 nanti. Presiden Joko Widodo akan meresmikan simpang itu pada 17 Agustus 2017.

Simpang Susun Semanggi akan Dilengkapi CCTV, Saefullah: Saya Uber ke Rumah Kalau Masih Coret

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah