logo


MenkoPMK : Tahun 2020 Anak-Anak Indonesia Terlindung dari Campak Rubella

Pemerintah bertekad untuk mengendalikan dan mengeliminasi penyakit menular tersebut, melalui imunisasi secara luas. Targetnya adalah bayi, anak balita hingga remaja di bawah 15 tahun.

1 Agustus 2017 13:43 WIB

Presiden Joko Widodo didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Gubernur DI Yogyakarta Hamengkubuwono IX membuka acara Pencanangan Kampanye Imunisasi MR di MTS 10 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (1/8).
Presiden Joko Widodo didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Gubernur DI Yogyakarta Hamengkubuwono IX membuka acara Pencanangan Kampanye Imunisasi MR di MTS 10 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (1/8). Humas PMK

SLEMAN, JITUNEWS.COM - Indonesia termasuk wilayah endemik penyakit campak (Measles) Rubella (MR) yang mudah menular dan tumbuh menjadi wabah. Meski lebih sering menyerang bayi, balita dan anak-anak, virus Campak Rubella inijuga bisa menginfeksi orang dewasa dan berbahaya bagi ibu-ibu hamil.

Maka, Pemerintah bertekad untuk mengendalikan dan mengeliminasi penyakit menular tersebut, melalui imunisasi secara luas. Targetnya adalah bayi, anak balita hingga remaja di bawah 15 tahun.

"Agar eliminasi campak dapat terwujud tahun 2020, kampanye imunisasi MR ini harus mencapai cakupan minimal 95% dari sasaran yang harus mendapatkan imunisasi MR", ujar Menteri Kordinator Pembangunan Manusia dan Keudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Selasa pagi (01/8/2017).

Pernyataan tersebut disampaikan Menko PMK dalam acara Pencanangan Kampanye Tingkat Nasional dan Introduksi Imunisasi Campak (Measles) Rubella (MR yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Sleman, Yogyakarta.


Puan Maharani Tegaskan Pentingnya Peran Keluarga dalam Pembangunan Karakter Bangsa

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. Hadir pula Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono IX danBupatiSleman, Sri Purnomo.

Dalam laporannya, Menko PMK menyampaikan bahwa dalamkondisitertentuCampak Rubella  dapat menyebabkan komplikasi yang serius dan mengakibatkan cacat permanen (Congenital Rubella Syndrome), bahkan kematian. Maka, menurut Menko PMK, untuk mengendalikan penyakit ini pemerintah memberikan imunisasi MR tambahan bagi anak usia 9 bulan sampai dengan kurang 15 tahun, diikuti peralihan pemakaian vaksin campak menjadi vaksin MR ke dalam program imunisasi.

Menko PMK menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan dalam dua fase : fase pertama bulan Agustus – September 2017 untuk provinsi-provinsi di Pulau Jawa, dan fase kedua pada bulan Agustus – September 2018 untuk seluruh provinsi di luar Jawa.

Untuk mendorong keberhasilannya, Menko PMK meminta dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Pencanangan Kampanye Tingkat Nasional dan Introduksi Imunisasi Campak (Measles) Rubella (MR) dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pencanangan secara resmi ini, akan menandai dimulainya masa pemberian imunisasi tambahan MR secara masal di 6 provinsi di pulau Jawa sebagai fase pertama di Indonesia. Usai pencanangan kampanye, Menko PMK mendampingi Presiden beserta rombongan meninjau pelaksanaan pelayanan imunisasi di sekolah.

Acara ini dihadiri oleh 500 undangan yang terdiri dari para wakil Kementerian/Lembaga, wakil-wakil dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Provinsi DIY, Puskesmas, WHO, Global Aliance for Vaccine Immunization (GAVI), UNICEF, produsen vaksin, serta para orang tua murid.

Wejangan Puan Maharani untuk Peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Marselinus Gunas
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex