logo


Wiranto Heran Presiden Jokowi Sering Dihujat di Negeri Sendiri

Apresiasi yang berlimpah malah justru berasal dari dunia internasional.

31 Juli 2017 13:50 WIB

Presiden memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Menko Polhukam, Wiranto, sebelum pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta (4/4).
Presiden memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Menko Polhukam, Wiranto, sebelum pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta (4/4). setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto, mengatakan pemerintah Indonesia terus berusaha mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menciptakan kehidupan rakyat yang makmur dan sejahtera.

Meski menjadi impian setiap presiden untuk negaranya, untuk mencapai tujuan tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. "Mencapai adil dan makmur itu sulit," ujar Wiranto, di acara silaturahim nasional Junior Chamber International (JCI) Indonesia 2017, di Hotel Sahid, Jakarta Selatan, Senin (31/7).

Di tengah usaha pemerintah yang sungguh-sungguh tersebut, Wiranto merasa heran mengapa masih ada sejumlah pihak yang kurang mengapresiasi kinerja pemerintahan Presiden Jokowi. Apresiasi yang berlimpah malah justru berasal dari dunia internasional.


"Utang Indonesia Sudah di Atas 50 Persen, Presiden Sudah Bisa Kena Impeachment‎"

"Presiden Jokowi itu dipuji dunia internasional. Tapi di dalam negeri kok dihujat? Dibilang banyak utang, diktator, dan tidak demokratis," ujarnya.

Wiranto juga menjelaskan konsep Nawacita Presiden Jokowi adalah membangun dari pinggiran Indonesia, termasuk pemerataan harga dan juga pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan.

Selain itu, Presiden menyerukan kerja sama dan sinergi yang apik antara pengusaha dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Presiden juga meminta agar segala bentuk regulasi yang dinilai menghambat investasi sebaiknya dihilangkan supaya tidak ada proses yang bertele-tele.

"Yang jelas ada kemauan pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur," kata Wiranto lagi.

SBY Singgung Kekuasaan Absolut, Jokowi: Tidak Ada

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari