logo


PBB dan AS Kirimkan Perwakilan untuk Redakan Konflik di Al-Aqsa

Mladenov berharap konflik di Al-Aqsa bisa terselesaikan minggu ini

25 Juli 2017 07:34 WIB

Suasana pengamanan ketat di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Minggu (23/7).
Suasana pengamanan ketat di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Minggu (23/7). Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PBB mengutus Nickolay Mladenov dan Amerika Serikat (AS) mengutus ajudan utama Presiden Donald Trump Jason Greenblatt untuk meredam konflik di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Mladenov berharap konflik di Al-Aqsa bisa terselesaikan minggu ini.

"Sangat penting bahwa solusi terhadap krisis saat ini dapat ditemukan pada hari Jumat minggu ini," ujar Mladeov dilansir dari AFP, Selasa (25/7).

Saat ini warga Palestina menolak masuk Masjid Al-Aqsa sebagai wujud protes dan menggelar doa di jalan raya.


Panen Tidak Lancar, Ancaman Kelaparan di Korea Utara Kembali Menghampiri

Situasi di kompleks Masjid Al Aqsa memburuk beberapa hari terakhir ini. Tindak kekerasan pihak keamanan Israel mengakibatkan 3 korban meninggal dan lebih dari seratus korban luka-luka, namun telah meningkatkan ketegangan dan sangat membatasi kegiatan beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Menlu Retno juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Menlu Yordania, Palestina, Turki, Sekjen OKI agar situasi di Kompleks Al Aqsa tidak memburuk dan kegiatan beribadah dapat segera dipulihkan.

"Menlu Turki berkomunikasi dengan saya pada hari Sabtu siang dan sebentar lagi, minggu depan, mungkin OKI akan bersidang," kata Retno di Istana Negara, Senin (24/7).

  

Fadli Zon Kecam Penutupan dan Tindak Kekerasan yang Dilakukan Tentara Israel

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata