logo


Demi Kelancaran Perekaman, Disdukcapil Sekadau Terus Upayakan Pengadaan Blangko e-KTP

Blangko yang habis akan diganti dengan surat keterangan yang memiliki fungsi sama.

24 Juli 2017 11:29 WIB

Ilustrasi e-KTP.
Ilustrasi e-KTP. dok. Jitunews

SEKADAU, JITUNEWS.COM - Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Sekadau, Suryadi, menuturkan belum lama ini pihaknya mengajukan permintaan blangko e-KTP. Dari permintaan tersebut didapat sekitar 2.000 blangko. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pengajuan kepada provinsi.

"Kalau habis, dikeluarkan surat keterangan, sampai ada blangko. Penggunaan surat keterangannya sama dan berlaku di seluruh Indonesia," ujarnya, Minggu (23/7).

Ia mengatakan bahwa pihaknya mencatat hingga bulan Juni 2017 sedikitnya terdapat 127.901 perekaman e-KTP. Suryadi mengatakan, jika dibuat persentase, jumlah tersebut sudah mencapai 85 persen lebih.


Tak Terkait Pemilu, e-KTP Palsu Asal Kamboja Ternyata Digunakan untuk Ini..

"Kami juga terus melakukan upaya jemput bola, memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat hingga ke desa-desa. Dalam waktu dekat kami juga menyasar ke Kecamatan Nanga Mahap," ungkapnya.

Upaya yang dilakukan itu, kata dia, agar masyarakat dapat melakukan perekaman. Namun, tak hanya terkendala blangko e-KTP. Tak jarang, kendala jaringan pun dihadapi saat sudah dilakukannya proses perekaman. "Kami juga berharap dropping terpenuhi, sehingga kebutuhan blangko e-KTP juga memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk segara melakukan perekaman. Apalagi, kata dia, dalam prosesnya itu gratis dan Disdukcapil berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat. "Kami juga intens melakukan sosialisasi. Mudah-mudahan tidak ada kendala lain-lain di luar kemampuan kami," ujarnya. (dri)

Dituding Terima US$ 1,4 Juta dari Proyek e-KTP, Mekeng: Saya Korban Fitnah Keji

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari