logo


Gerindra Klaim, Elektabilitas Prabowo Saat Ini Meningkat

Jika Prabowo dipercaya mengalami kenaikan, Riza kemudian berbicara bahwa penurunan elektabilitas justru akan dialami Joko Widodo.

22 Juli 2017 12:34 WIB

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto tersenyum seusai bertemu, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10).
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto tersenyum seusai bertemu, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10). Biro Pers Setpres RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengklaim bahwa hari ini elektabilitas Prabowo Subianto terus meningkat. Meskipun, ujar Riza, Prabowo sendiri masih sedikit bicara tentang Pilpres 2019.

"Selalu dijawab, 'belum waktu yang tepat menanggapi hal tersebut'," ungkap Riza saat ditemui di Gedung DPR MPR, Senayan, Jumat (21/7).

Meski panutannya di Gerindra itu belum mau banyak bicara tentang Pilpres 2019, Riza memiliki keyakinan bahwa saat ini elektabilitas Prabowo semakin naik.


Fahri Ragukan Jokowi Bakal Dapat Tiket Pancalonan di 2019

"Pak Probowo sendiri kalau ditanya, dia selalu jawab belum waktunya. Sekalipun survei elektabilitas Prabowo semakin tinggi," kata Riza.

Jika Prabowo dipercaya mengalami kenaikan, Riza kemudian berbicara bahwa penurunan elektabilitas justru akan dialami Joko Widodo. Menurut Riza banyak faktor yang menyebabkan elektabilitas Jokowi menurun. Sebut saja soal utang luar negeri yang terus membengkak hingga masalah primordial yang belakangan terjadi.

"Sementara Jokowi semakin menurun. Utang negara, sembako mahal, persoalan lain, gini rasio tinggi. Ini akan menyebabkan elektabilitas Jokowi turun. Sebaliknya, Prabowo naik," kata dia.

Pemilihan Presiden 2019 sendiri kemungkinan akan serupa dengan pemilihan sebelumnya yang hanya akan mempertarungkan dua pasang calon saja. Apalagi jika mengacu pada sikap partai politik dalam pembahasan RUU Pemilu kemarin, bukan tidak mungkin PDIP, Golkar, PKB, PPP, Hanura dan NasDem bakal merajut koalisi dan berhadapan dengan Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat.

Tak Ada Jaminan Parpol Koalisi Jokowi Tetap Utuh di 2019

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah