logo


Tak Ada Jaminan Parpol Koalisi Jokowi Tetap Utuh di 2019

Riza berpendapat, terlalu dini jika saat ini berbicara soal koalisi antar partai politik dalam Pemilihan Presiden tahun 2019.

22 Juli 2017 09:06 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria.
Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria. dok. Dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Drama yang muncul dari pengesahan RUU Pemilihan Umum (Pemilu) setidaknya telah menghangatkan persaingan jelang Pemilu 2019. Meski begitu, Politisi Gerindra Ahmad Riza Patria menilai, terlalu dini membicarakan soal koalisi.

UU Pemilu akhirnya disahkan melalui paripurna DPR RI yang diwarnai aksi walk out. Salah satu poin yang ditetapkan dalam UU Pemilu adalah adanya ambang batas 20 persen sebagai syarat partai politik atau koalisi partai politik untuk bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden.

Meski telah disahkan, Riza berpendapat, terlalu dini jika saat ini berbicara soal koalisi antar partai politik dalam Pemilihan Presiden tahun 2019.


Fahri Ragukan Jokowi Bakal Dapat Tiket Pancalonan di 2019

"Koalisi pilpres masih lama. Kita jangan terlalu jauh bicara koalisi parpol. Sekali pun orang memetakannya ada 6-4. Mungkin Pak Jokowi dengan Pak Prabowo. Itu kan peta bacaan orang," demikian kata Riza di Gedung DPR MPR, Senayan, Jumat (21/7).

Riza berkeyakinan, enam parpol pendukung pemerintah belum tentu akan melakukan hal serupa atau melanjutkan koalisinya pada tahun 2019 mendatang. Bukan tak mungkin, partai-partai koalisi pemerintah akan bergeser mendukung Prabowo Subianto di pilpres mendatang.

"Belum tentu juga enam (parpol koalisi) itu dukung Jokowi. Partai itu akan memperhitungkan, eksistensi 2019. Kalau popularitas Jokowi menurun, partai tidak akan mempertaruhkan nasibnya kepada yang tidak terpilih. Kan bisa dimungkinkan enam ini pindah ke Prabowo, atau ke calon yang lain," sahut Riza menambahkan.

Jika melihat ambang batas 20 persen, besar kemungkinan Pilpres 2019 akan seperti pemilihan sebelumnya yang hanya mempertarungkan dua pasang calon saja. Apalagi jika mengacu pada sikap partai politik dalam pembahasan RUU Pemilu. Bukan tidak mungkin PDIP, Golkar, PKB, PPP, Hanura dan NasDem bakal merajut koalisi dan berhadapan dengan Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat.

PPP Susul Parpol Lain Dukung Jokowi di 2019

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah