logo


Alih Fungsi Lahan Ancam Produksi Lada Bangka Belitung

Lada yang dihasilkan dari Provinsi ini merupakan lada yang terbaik di dunia pada tahun 1999

15 Desember 2014 12:51 WIB

Tanaman lada putih
Tanaman lada putih

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Banyak lahan yang biasa ditanami lada di Provinsi Bangka Belitung (Babel) telah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. Hal ini dikhawatirkan dapat mematikan produksi lada putih Babel yang selama ini merupakan penghasil lada terbaik di dunia dan menguasai 80% kebutuhan lada dunia.

Demikian disampaikan anggota Komisi VI Bambang Haryo Soekartonopada saat menjelaskan tentang hasil-hasil kunjungan kerja Tim Komisi VI DPR RI mengunjungi Provinsi Babel selama empat hari, sejak Senin 8 Desember hingga Kamis 12 Desember yang diketuai oleh Azam Azman Natawijaya.

“Hasil bumi yang dihasilkan dari Prov. Bangka Belitung yang terbesar adalah Lada Putih. Lada yang dihasilkan dari Provinsi ini merupakan lada yang terbaik di dunia pada tahun 1999, dan produksinya bisa mencapai 70.000 ton/tahun, sehingga menguasai 80% kebutuhan lada dunia. Sedangkan negara Malaysia menduduki urutan ke 2,” ungkap Bambang kepada wartawan, Jakarta.


Tingkatkan Langkah Ekspor Lada, Kemendag Perkuat Langkah Promosi

Namun, lanjut Bambang, kenyataan yang terjadi saat ini tanah yang biasa ditanami lada di Provinsi Babel, banyak yang dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. Sedangkan kelapa sawit sebetulnya bisa ditanam di berbagai daerah di seluruh Indonesia seperti Palembang, Lampung, Riau, dan Kalimantan.

Bambang mengkhawatirkan, hal ini dapat menghilangkan karakteristik dari hasil bumi Prov. Babel yang tidak dimiliki oleh daerah atau negara lain.

“Perkebunan kelapa sawit di propinsi Babel banyak dimiliki oleh perusahaan dari Malaysia. Hal ini bisa menjadikan unsur politis bagi negara Malaysia untuk mematikan produksi lada putih yang terbaik yang dihasilkan oleh propinsi Babel, sehingga mereka bisa menguasai perdagangan lada dunia,” tutup politisi partai Gerindra itu.

 

Pemerintah Yakin Akan Mampu Menguasai Pasar Lada Dunia

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid