logo


Presiden Berpesan Regulasi Transportasi Online Jangan Sampai Mempersulit Orang

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, transportasi online harus hadir untuk membantu masyarakat.

19 Juli 2017 07:02 WIB

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. swa.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan pemerintah terus berusaha melakukan upaya pengaturan transportasi online untuk meminimalkan polemik yang terjadi di masyarakat. Ia pun juga tidak menampik bahwa perubahan teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari. 

"Alhamdulillah kita sudah lakukan kan. Kolaborasi antara Gocar dengan Bluebird, Grab, Uber dengan taksi-taksi di daerah, dengan angkot, dan sebagainya. Nah ini akan kami teruskan," kata Budi, di Kantor Presiden, Selasa (18/7).

Selain itu, pemerintah juga terus menegaskan legalitas dengan membedakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan mewajibkan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) umum untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Begitu pula dengan jaminan asuransi. "Dan kita juga akan mewajibkan bagi mereka mengasuransikan," tambahnya.


Presiden Sebut Kehadiran Transportasi Online Tidak Dapat Dihindari

Budi juga menjamin pengaturan transportasi online tidak akan mempersulit masyarakat. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, transportasi online harus hadir untuk membantu masyarakat. 

"Itu yang menjadi catatan dari Bapak Presiden. Kita membuat regulasi jangan mempersulit orang gitu. Buatlah suatu cara-cara yang lebih cair yang memungkinkan efisiensi yang akhirnya efisiensi itu diterima oleh masyarakat," ujarnya.

Jokowi Perintahkan Kemenhub Cepat Tangani Transportasi Online

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari