logo


Roy Marten Prihatin dengan Maraknya Kasus Narkoba Belakangan Ini

Ia pun berharap kondisi darurat narkoba tersebut cepat teratasi dengan menjalankan sanksi hukum yang tegas terhadap para pengedar.

19 Juli 2017 06:02 WIB

Roy Marten
Roy Marten Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Roy Marten menyikapi status Indonesia sebagai darurat narkoba setelah maraknya peringkusan sejumlah bandar maupun distributor barang haram tersebut baru-baru ini.

Bahkan, sejumlah artis kenamaan Indonesia juga diketahui terlibat dalam pengedarannya. Sebut saja Ridho Rhoma, Iwa K, Axel Thomas, dan terakhir Pretty Asmara.

"Indonesia darurat narkoba. Kita harus mengakui itu," kata Roy, seperti diwartakan suara.com, Rabu (19/7).


Lima ABK Taiwan Pengangkut 1 Ton Sabu Diamankan Polisi

Ia pun berharap kondisi darurat narkoba tersebut cepat teratasi dengan menjalankan sanksi hukum yang tegas terhadap para pengedar.

Roy, yang pernah dua kali terjerumus dalam dunia narkoba, mengatakan bahwa lepas dari candu narkoba bukan hal yang mudah. 

"Narkoba itu lebih dari rokok. Tingkat kecanduannya lebih tinggi sehingga susah berhenti," ujarnya. 

Menurut Roy, untuk lepas dari jerat narkoba, seseorang harus memiliki niat yang benar-benar kuat. 

"Jadi memang narkoba itu harus ada shock therapy. Sebuah ketakutan dan dorongan yang begitu kuat untuk berhenti," tambahnya.

Jeremy Thomas Sebut Anaknya Akhirnya Akui Ada Bukti Transfer Transaksi

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari