logo


Jeremy Thomas Sebenarnya Ingin Bawa Axel Berlibur ke Singapura

Jeremy pun mengaku bahwa ia dan keluarga ingin menghilangkan rasa stres dengan menenangkan diri ke Singapura selama dua hari.

19 Juli 2017 00:15 WIB

Jeremy dan Axel Thomas
Jeremy dan Axel Thomas Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Artis Jeremy Thomas mengungkapkan alasan di balik keinginannya membawa putranya, Axel Matthew Thomas, ke Singapura sebelum akhirnya dicegat petugas bandara Soekarno-Hatta lantaran sudah ada perintah pencekalan ke luar negeri terhadap Axel.

Jeremy pun mengaku bahwa ia dan keluarga ingin menghilangkan rasa stres dengan menenangkan diri ke Singapura selama dua hari.

"Sebenarnya kami ingin istirahat setelah semua ketegangan ini. Kami juga ingin Axel sedikit rileks. Makanya saya putuskan ke sana," kata Jeremy, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (18/7) malam.


Cerita Axel Thomas Soal Penganiayaan yang Menimpa Dirinya

Ia pun sebenarnya berharap dalam kunjungannya ke Singapura tersebut, Axel dapat sekaligus menjalani terapi atau perawatan pascatrauma untuk memulihkan kembali baik kondisi fisik maupun mentalnya usai kejadian-kejadian yang menimpanya.

Akan tetapi, penetapan Axel sebagai tersangka menghalangi keinginan Jeremy tersebut. Alih-alih naik ke pesawat, putra sulungnya tersebut malah diamankan petugas. Jeremy pun meyakinkan pihaknya akan bersikap kooperatif.

"Kalau Axel sudah dicekal ya kami patuhi. Mari kita bicara. Dengan jalan kooperatif dan patuh saya rasa ini bisa selesai," ujarnya.

Telah diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan Axel sebagai tersangka kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Terlepas dari dugaan penganiayaan yang menimpanya, Axel disebut melakukan transaksi pembelian narkoba jenis happy five secara online.

Meski Keluarga Membantah, Polisi Tetapkan Axel Thomas sebagai Tersangka

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari