logo


Ini Strategi Mentan Sejahterakan Petani

Langkah memotong supply chance yang masih cukup panjang menjadi salah satu strategi yang akan di gunakan dalam menjaga harga pangan dan menjaga kesejahteraan petani.

18 Juli 2017 13:41 WIB

Petani menyiapkan bibit padi di areal persawahan Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat, Kamis (16/4).
Petani menyiapkan bibit padi di areal persawahan Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat, Kamis (16/4). Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa pada saat ini pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki visi besar dalam menyejahterakan para petani. Pasalnya, produksi beras petani yang saat ini terus melimpah belum sepenuhnya dirasakan oleh para petani.

"Di sini ada permainan dari pedagang perantara, mereka selalu mendapatkan keuntungan lebih daripada para petani," demikian kata Amran, di Jakarta, Selasa (18/7).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan antisipasi untuk menangani pedagang perantara pada perdagangan beras.


Apa Upaya Kementan Meningkatkan Daya Saing Beras Indonesia?

"Kita akan maksimalkan peran Satgas pangan untuk mengawasi dan mengatur harga yang menguntungkan pedagang dan juga para petani," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa upaya memotong supply chain yang masih cukup panjang menjadi salah satu strategi yang akan digunakan untuk menjaga harga pangan dan menjaga kesejahteraan petani.

Amran juga menambahkan bahwa keuntungan yang selama ini diperoleh pedagang perantara bisa dialihkan kepada petani sehingga akan menimbulkan dampak positif. Dengan demikian, petani menjadi sejahtera.

Komitmen Pemerintah Menjaga Harga dengan Memotong Rantai Pasok

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari