logo


Status Siaga Satu Banjir Menggenangi Belitung Timur

Pemandangan umum banjir merendam rumah di mana-mana. Warga menanti dievakuasi. Bantuan mobil dan perahu karet sangat dibutuhkan untuk evakuasi.

16 Juli 2017 19:22 WIB

Banjir merendam Belitung Timur sejak minggu pagi (16/7). Warga menanti bantuan evakuasi dari rumah-rumah yang terendam.
Banjir merendam Belitung Timur sejak minggu pagi (16/7). Warga menanti bantuan evakuasi dari rumah-rumah yang terendam. Ist

BELITUNG TIMUR, JITUNEWS.COM – Banjir besar menggenangi sebagian besar wilayah Kabupaten Belitung Timur, sejak Minggu pagi tadi dimulai sekitar pukul 6. Banjir ini berawal dari akumulasi hujan deras sejak dua hari sebelumnya. Saluran air yang tidak mendukung kelancaran arus air hujan mengakibatkan terjadinya genangan air di mana-mana. Puncaknya sejak Minggu pagi tadi hingga berita ini diturunkan -- banjir masih nyaris menutup daratan Belitung Timur. 

Koresponden Jitunews.com di Bangka Belitung, Iwan Gayo melaporkan, lantaran potensi hujan deras masih mungkin terjadi, maka Wakil Bupati Belitung Timur, Burhanudin, mengeluarkan aba-aba peringatan bahwa Kabupaten Belitung Timur berstatus Siaga Satu. 

Hal itu disampaikan saat Burhanudin meninjau beberapa lokasi banjir di kawasan Tebat Gadong di Jalan Raya Manggarawan, pada Minggu siang (16/7) tadi. Genangan air juga terlihat sangat menyeluruh di Jalan Sudirman Aik Rayak dan Jalan Tengah Simpang Renggiang. 


Ahok Divonis Bersalah, Akun Instagram Veronica Tan Banjir Dukungan

Hingga berita ini diturunkan belum ada bantuan yang datang dari pihak provinsi. Diharapkan oleh warga, bantuan segara tiba termasuk dari pemerintah pusat dan juga pihak swasta yang ditunggu empatinya. 

Di antara kebutuhan yang paling mendesak adalah mobil evakuasi, perahu karet, makanan, selimut dan pakaian serta obat-obatan terutama untuk penyakit kulit dan diare. 

Wakil Bupati Burhanudin juga menjelaskan, pusat Posko Banjir Kabupaten Belitung Timur berada di Kecamatan Manggar. ”Di situ pusat posko kabupaten. Di situ juga ada media center dari Diskominfo,” kata Burhanudin. 

Belum ada informasi mengenai korban luka ataupun jiwa. Hanya ada kabar mobil dinas kabupaten dengan susah payah melintasi banjir membawa seorang ibu yang mau melahirkan. 

Tampak warga di muka rumah-rumah yang tergenang menanti dievakuasi, karena khawatir permukaan banjir lebih tinggi lagi bila kembali terjadi hujan deras.  Dikabarkan juga ada seorang warga dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di Dusun Cemara, Desa Kurnia Jaya, Manggar, Belitung Timur.   

Anies Sebut Reklamasi Sebabkan Banjir di Jakarta

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi