logo


Kapolri: Jangan Coba-coba Bawa Narkoba ke Indonesia

Kepolisian akan terus mendorong kerja sama dengan berbagai stakeholder untuk melenyapkan peredaran narkoba di tanah air.

16 Juli 2017 09:55 WIB

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11). ANTARA/Muhammad Adimaja

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Warga Negara Asing (WNA) yang datang dan tinggal di Indonesia dihimbau untuk tidak membawa barang-barang berbau narkotika ke Indonesia. Pihak kepolisian tak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap WNA pembawa narkoba ke Indonesia.

"Sekaligus peringatan, kepada WN asing jangan coba-coba membawa narkoba ke Indonesia, meracuni Indonesia. Saya sudah perintahkan kepada jajaran, yang utama kalau ada WN asing membawa narkoba, menarget Indonesia selesaikan secara adat" demikian disampaikan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian Minggu (16/7/2017), di Jakarta.

Tito menyatakan, pihaknya tengah menargetkan bandar-bandar utama narkoba yang masih berupaya untuk memasukan berbagai jenis narkoba ke Indonesia. Tito menyebut bandar-bandar itu adalah jantung peredaran narkoba yang meracuni Indonesia.

"Ini network, kita sudah paham. Network ibarat sistem. Saling tergantung satu sama lain tapi yang utama jantungnya bandar besar. Kalau bandar besar melakukan, ya sudah selesaikan saja," ungkap Tito.

Selain menargetkan bandar, demikian Tito, sejumlah pengguna juga dipantau. Untuk itu, kata Tito, kepolisian akan terus mendorong kerja sama dengan berbagai stakeholder untuk melenyapkan peredaran narkoba di tanah air.


Alasan Mancing di Laut dan Teknologi Canggih dari Penyelundup Sabu 1 Ton

"Kita juga memotong demand, tapi enggak bisa penegak hukum sendiri, perlu bersama stakeholder lainnya. Ini pekerjaan banyak orang, tidak hanya pemerintah, juga tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, agar anaknya tidak terjebak narkotika," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, kepolisian telah berhasil menggagalkan peredaran 1 ton sabu yang diselundupkan oleh bandar narkoba asal Taiwan. Satu orang pelaku telah ditembak mati aparat.

Anak Buah Berhasil Gagalkan Operasi Penyelundupan Sabu, Tito: Apresiasi Kepada Tim

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas