logo


Menpora Temui Banyak Kendala pada SEA Games 2017, Benarkah Malaysia Berbuat Curang?

Meski menemui banyak kendala, kontingen Indonesia akan berkomitmen memperbaiki peringkat pada SEA Games Singapura tahun 2015 yang lalu.

14 Juli 2017 15:41 WIB

Menko PMK Puan Maharani didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kanan), Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana (kiri) dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir (kanan) memimpin rapat tertutup persiapan SEA Games 2017 Kuala Lumpur di Jakarta, Jumat (14/7).
Menko PMK Puan Maharani didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kanan), Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana (kiri) dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir (kanan) memimpin rapat tertutup persiapan SEA Games 2017 Kuala Lumpur di Jakarta, Jumat (14/7). Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengakui banyak kendala yang ada pada SEA Games 2017 di Malaysia. Salah satunya adalah revisi jumlah cabang olah raga (cabor) yang dilakukan Malaysia sebagai tuan rumah. Bahkan ada 28 peluang emas yang selanjutnya gagal dipertandingkan lantaran kebijakan Negeri Jiran sebagai tuan rumah.

"Ini yang sempat membuat kita melakukan revisi target. Hingga akhirnya kita yakin dan optimis bisa melampaui perolehan prestasi pada SEA Games di Singapura sebelumnya," kata Imam kepada Jitunews.com, di Kantor Kemenko PMK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/7) siang.

"Seperti kita ketahui bahwa di SEA Games 2017 ini ada kurang lebih 28 cabor yang berpeluang untuk meraih emas tidak dipertandingkan oleh tuan rumah Malaysia," keluhnya.


Ini Target Pemerintah untuk SEA Games 2017, Puan: Dana Atlet Harus Terpenuhi!

Tetapi, menurut Imam, seperti komitmen yang disampaikan oleh Ibu Menko PMK dan segenap stakeholder bahwa kontingen Indonesia ingin memperbaiki peringkat pada SEA Games Singapura tahun 2015.

"Memang kemarin ada soal-soal teknis, tapi hari ini semua sudah tertangani dengan baik dan penanganan itu butuh keseriusan, ketelitian, dan kehati-hatian karena kita juga tidak hanya ingin sukses prestasi tapi juga kita ingin di kemudian hari tidak ada masalah terkait pemanfaatan anggaran negara," paparnya.

Terakhir, Imam mengapresiasi semangat dan optimisme yang ditunjukkan seluruh atlet cabor tanah air yang menurutnya sungguh luar biasa.

"Mereka ingin menjadikan SEA Games 2017 sebagai bagian penting untuk meraih sukses di Asian Games tahun 2018 sehingga semua atlet ingin meraih yang terbaik," tutupnya.

Seperti diberitakan Jitunews.com sebelumnya, rapat bersama Menko PMK, Puan Maharani, yang membahas SEA Games 2017 dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung tertutup. Turut hadir dalam rapat tersebut, Ketua Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Tohir; Anggota Komisi III DPR RI merangkap Ketua Chief de Mission (CDM) kontingen Indonesia, Aziz Syamsuddin; dan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, TYT Dato’ Seri Zahrain Mohamed Hashim.

Menko PMK Puan Maharani Pimpin Rapat Persiapan SEA Games 2017

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Ratna Wilandari