logo


Apa Upaya Kementan Meningkatkan Daya Saing Beras Indonesia?

Langkah terobosan oleh Kementan saat ini dilakukan mulai dari sektor hulu hingga hilir.

14 Juli 2017 12:45 WIB

Pedagang beras.
Pedagang beras. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Hari Priyono, mengatakan bahwa pada saat ini pemerintah khususnya Kementan terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan produksi dan daya saing beras asal Indonesia.

Langkah terobosan yang dilakukan Kementan saat ini dimulai dari sektor hulu hingga hilir.

Hari menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan di sektor hulu, seperti pengembangan irigasi, bantuan benih, hingga sumbangan alat pertanian.


Cerita Andi Amran Sulaiman ketika Pertama Ditunjuk sebagai Mentan

"Kita sudah membangun infrastruktur irigasi tiga juta hektare, embung 30.000 unit, mekanisasi dengan alat mesin pertanian 80.000 unit per tahun, dan efisiensi produksi," demikian kata Hari, di Jakarta, Jumat (14/7).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan sejumlah kebijakan di sektor hulu tersebut adalah untuk membantu meningkatkan produksi pangan.

Sementara itu, untuk sektor hilir, Kementan memperpendek rantai pasok dan tata niaga pangan.

Menurut Hari, sejumlah strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dari 79,4 juta ton gabah kering giling pada tahun 2016. Produksi padi ini naik 8,3 juta ton atau 11,7 persen dibandingkan tahun 2014.

Mendag: Stabilnya Harga Pangan Hasil Kerja Keras Kita Semua

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari