logo


Kenaikan Produksi Berbarengan dengan Kesejahteraan Petani

Agung Hendriadi menjelaskan bahwa nilai tukar petani (NTP) meningkat sebesar 0,06 persen dari tahun 2015 ke 2016.

12 Juli 2017 14:07 WIB

Potret petani Indonesia.
Potret petani Indonesia. Pixabay

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengatakan bahwa naiknya produksi di sektor pertanian saat ini berbarengan dengan terus meningkatnya kesejahteraan petani.

Ia menjelaskan bahwa nilai tukar petani (NTP) tahun 2016 mencapai 101,65 meningkat 0,06 persen dibandingkan NTP 2015 yang sebesar 101,59 dan nilai tukar usaha pertanian (NTUP) rata-rata nasional tahun 2016 juga berada di posisi tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

"Tahun 2016 NTUP mencapai 109,8693atau naik 2,3 persen dibandingkan tahun 2015. Penduduk miskin di perdesaan September 2016 sebesar 17,28 juta jiwa turun dari September 2015 sebesar 17,89 juta jiwa dan gini rasio semakin membaik yakni September 2016 sebesar 0,316, turun dibandingkan September 2015 sebesar 0,329,” ujar Agung Hendriadi dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Rabu(12/7).

Sementara itu terkait dengan masalah ketimpangan dan kepemilikan lahan, analisis ketimpangan lahan di Indonesia dengan membandingkan data 1973 dengan 2013 tidak relevan mengevaluasi kedaulatan pangan era Jokowi-JK.

“Semestinya membandingkan data sebelum dan pada saat era Jokowi-JK 2015-2017,” tukasnya.

Kementan Mengklaim Kurun waktu 2016- 2017, Pemerintah Tidak Pernah Mengeluarkan Rekomendasi Impor Beras Medium

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari