logo


Gubernur Papua Jadi Tersangka Pelanggaran Pemilu Tolikara

Lukas dianggap telah menyalahi aturan dengan memaksa masyarakat memilih calon pasangan tertentu.

12 Juli 2017 10:17 WIB

Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Gubernur Papua, Lukas Enembe. suarapapua.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe, sebagai tersangka dugaan pelanggaran Pemilu Tolikara.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan Lukas dianggap telah menyalahi aturan dengan memaksa masyarakat memilih calon pasangan tertentu.

"Dia mengajak untuk memilih pasangan tertentu. Itu dilarang, pasal 188 itu melarang," ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/7).


Pertamina EP Cari Minyak di Papua

Kejadian bermula saat Lukas berpidato dalam acara peresmian gedung perkantoran di Kabupaten Tolikara pada 12 Mei 2017 yang lalu.

"Yang jelas, suara di Distrik Kanggime harus diberikan kepada paslon nomor satu," kata Martinus menirukan ucapan Lukas.

Paslon yang merasa dirugikan dengan ucapan tersebut kemudian melapor kepada pihak yang berwajib. Gakkumdu kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti, hingga akhirnya menetapkan Lukas sebagai tersangka.

"Salah satu topik pembicaraannya merugikan salah satu paslon. Paslon yang hadir dan mendengar, kemudian melapor pada Gakkum, Panwas, dan lain-lain," ujar Martinus.

Menurut keterangan Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal, saat itu Lukas berkunjung ke Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, dengan menggunakan pesawat bersama Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar.

Seluruh Korban Pesawat Jatuh di Wamena Teridentifikasi

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex