logo


Perakit Bom Panci di Buahbatu Anggota JAD, Polisi: Masuk Akun Radikal Susah

Setyo mengatakan, Agus sering menghadiri kegiatan di salah satu masjid di Bandung yang memicunya mendalami mengenai paham radikal melalui akun media sosial

11 Juli 2017 14:01 WIB

Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto
Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Agus Wiguna (22), perakit bom panci yang meledak di kamar kontrakan di Buahbatu, Bandung, merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berbaiat mendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Bahwa yang bersangkutan ditemukan ada beberapa barang bukti yang menyatakan bahwa dia (Agus) berbaiat jadi dia mendukung ISIS dan dia menyatakan diri sebagai bagian dari JAD yang di Bandung," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Selasa (11/7).

Setyo mengatakan, Agus sering menghadiri kegiatan di salah satu masjid di Bandung yang memicunya mendalami mengenai paham radikal melalui akun media sosial.


Polisi Temukan Surat JAD di Dinding Kamar Perakit Bom Panci

"Dia (agus) memang ada satu kegiatan di masjid yang di Bandung sana kelihatannya itu yang memicu dia untuk mendalami melalui gadget di akun-akun radikal. Sekarang ini banyak akun radikal," kata Setyo.

Setyo menjelaskan, untuk masuk ke dalam akun radikal tersebut terbilang susah karena harus melewati tahap verifikasi tertentu. Agus yang sudah masuk ke dalam akun radikal tersebut sudah terkontaminasi sehingga terdorong untuk membuat bom panci dengan tujuan berjihad.

"Mau masuknya (akun) susah, ada verifikasi-verifikasi tertentu di mana hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk. Perlu kita dalami akun itu sehingga dia (Agus) terpapar, terpengaruh, dan terkontaminasi bahan-bahan radikal dan memicu mereka menjadi leaderless jihad. Menjadi lone wolf karena dia merasa pemahaman yang dia terima melalui gadget, ini itu yang benar," jelasnya.

Seperti yang diketahui, pihak kepolisian yang melakukan olah TKP menemukan secarik kertas berisi surat tentang JAD dan juga buku catatan milik Agus Wiguna yang berisi tentang rencana bom di tiga lokasi.

Mulai Berubah, Terduga Pemilik Bom Panci Anggap Haram Banyak Hal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata