logo


Sedianya Bacakan Pledoi, Terdakwa Irman Malah Diare

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Irman, Susilo Ari Wibowo.

10 Juli 2017 14:09 WIB

Terdakwa kasus E-KTP, Irman.
Terdakwa kasus E-KTP, Irman. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta sedianya menggelar sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa pada hari ini, Senin, tanggal 10 Juli 2017. Akan tetapi, sidang terpaksa ditunda lantaran terdakwa Irman dikabarkan sedang tidak dalam kondisi sehat.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Irman, Susilo Ari Wibowo. "Informasinya, dia sakit diare sejak Kamis malam," kata Susilo, di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta, Senin (10/7).

Meski demikian, Susilo tidak bisa memastikan seberapa parah sakit mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri tersebut.


Agus Hermanto: Pemanggilan Setnov oleh KPK Tak akan Ganggu Kerja DPR

"Masih ditangani dokter. Semua juga bisa sakit diare," katanya lagi.

Kabar tersebut pun telah sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan sidang akan ditunda hingga kondisi Irman pulih.

"Akan dijadwalkan ulang. Informasi yang kami peroleh, yang bersangkutan sakit dan membutuhkan perawatan medis," kata Febri ketika dikonfirmasi, Senin (10/7).

Seperti diketahui, jaksa telah menuntut terdakwa Irman dan Sugiharto masing-masing hukuman tujuh dan lima tahun penjara karena dinilai terbukti telah memperkaya diri sendiri. 

Jaksa juga menuntut Irman denda sebesar Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Sementara itu, Sugiharto dituntut denda Rp 400 juta subsider enam bulan kurungan.

Terserang Vertigo, Novanto Tak Hadiri Panggilan KPK Hari Ini

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari