logo


Tak Terima Kasus Kaesang Dihentikan, Fadli Desak Polri Lakukan Ini..

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengaku heran atas sikap polri yang secara cepat menghentikan laporan dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian yang dilakukan putra bungsu presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang dilaporkan Muhammad Hidayat.

7 Juli 2017 02:30 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengaku heran atas sikap Polri yang secara cepat menghentikan laporan dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian yang dilakukan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang dilaporkan warga Bekasi, Muhammad Hidayat.

Seperti diketahui, kemarin, Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Syafruddin, menegaskan bahwa Kepolisian tidak akan menindaklanjuti kasus yang menimpa Kaesang. Pasalnya, Syafruddin menyatakan bahwa laporan yang disampaikan Muhammad Hidayat mengada-ada dan tidak masuk akal.

“Saya tidak tahu maksudnya (dihentikan) bagaimana. Tapi memang sangat cepat sekali. Penilaian ini menjadi subjektif, bagaimana dengan kasus lain yang saya juga berpendapat mengada-ada,” tukas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).


Soal Kaesang, Fadli Zon: Tidak Ada Kekebalan Hukum Termasuk Anak Presiden

Melihat sikap Polri tersebut, Fadli lantas membandingkan dengan kasus makar yang menjerat Sekjen FUI, Muhammad Al Khaththath, yang hingga saat ini dia anggap tidak jelas prosesnya.

Karena ketidakjelasan itu, Fadli mendesak Polri untuk menghentikan kasus yang menimpa Al Khaththath.

“Kasus makar itu kan mengada-ada, saya kira harus dihentikan dan tidak perlu ditindaklanjuti serta tidak perlu menersangkakan orang. Kasus Al Khaththath jelang aksi 313 dan aksi 212 itu tidak ada bukti sama sekali, harus dihentikan,” tegasnya.

Fadli Zon: Perpanjangan Penahanan Sekjen FUI Adalah Bentuk Pelanggaran HAM

Halaman: 
Penulis : Riana