logo


Kenaikan Dana Parpol Bikin Panas Pembahasan RUU Pemilu

Agus menyiratkan pesan setuju dengan mengatakan, kenaikan dana parpol akan memberikan dampak baik bagi partai politik demi mengkatrol elektabilitas.

6 Juli 2017 16:35 WIB

Ilustrasi pemilu.
Ilustrasi pemilu. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di tengah proses atau lobi dalam rangka merevisi Undang-Undang (UU) Pemilu, muncul wacana menaikkan dana partai politik sebesar 10 kali lipat. Sebelumnya, Kemendagri berencana menaikkan dana parpol dari Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 per suara.

Melihat hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, menilai bahwa pembahasan kenaikan dana parpol tidak bisa dihindari, karena hal tersebut adalah bagian dari pembahasan dan lobi RUU Penyelenggaraan Pemilu.

"Memang ini merupakan bagian dari pembicaraan UU Pemilu. Sehingga, kalau ini direalisasi, hal-hal yang terkait dengan pembicaraan UU Pemilu lebih mulus, karena kalau dana parpol dinaikkan bisa menjadi lebih baik," demikian ucap Agus di gedung wakil rakyat.


RUU Pemilu Stagnan, Wiranto Dekati Parpol

Pada saat yang sama, Agus menyiratkan pesan setuju dengan mengatakan, kenaikan dana parpol akan memberikan dampak positif kepada partai politik untuk mengkatrol elektabilitas. Hanya saja, kenaikan tersebut harus sesuai dengan prosedur dan tata cara yang berlaku.

Namun ia berharap, jika benar dinaikkan, maka parpol harus bisa menjamin anggaran tersebut digunakan dengan semestinya seperti yang diatur dalam perundang-undangan.

"Sehingga anggaran yang berasal dari APBN harus dipertanggungjawabkan," ucap politisi Partai Demokrat itu.

Agus menjelaskan, kondisi pembahasan RUU Pemilu dipenuhi dengan perbedaan pendapat yang teramat tajam dibandingkan sebelumnya. Silang pendapat yang terjadi tidak hanya antar fraksi saja, melainkan juga antara fraksi-fraksi dengan pemerintah. Meski begitu, komunikasi yang terjadi antar fraksi masih terus berlanjut.

"Kalau fraksi-fraksi saja yang mengalami perbedaan, bisa diatasi dengan musyawarah. Tapi ini, pemerintah juga punya keinginan sendiri. Sehingga harus betul-betul dibicarakan dengan intens," katanya.

Sebelumnya, Mendagri, Tjahjo Kumolo, mengusulkan kenaikan dana parpol dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara karena sudah 20 tahun dana parpol tidak pernah mengalami kenaikan. Usulan ini, kata dia, masih digodok oleh Menteri Keuangan serta DPR RI.

"Nominal bantuan bergantung pada jumlah suara yang tiap-tiap parpol peroleh dalam tiap pemilu. Sudah 20 tahun Rp 108 padahal tahun 1999 pernah Rp 1.000. Sekarang kita berupaya mengusulkan Rp 1.000," ujar Tjahjo di Kemendagri, Senin (4/7) seperti dilansir Antara.

Gerindra Setuju Dana Parpol Naik Tapi Presidential Threshold Nol Persen

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah