logo


DPD Minta Pemerintah Beri Payung Hukum Program Peningkatan Pertanian Penyangah Ibukota

Program pengembangan wilayah penyangga pangan ibukota adalah program strategis di antaranya untuk menekan laju inflasi, maka perlu ada payung hukum yang jelas.

5 Juli 2017 14:23 WIB

Petani mengayak gabah hasil panen.
Petani mengayak gabah hasil panen. Jitunews/Latiko Aldila Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) meminta pemerintah agar memberikan payung hukum kepada sejumlah program strategis di sektor pertanian dan yang sudah terbukti mampu mendukung ketersediaan pangan nasional. Salah satu yang menjadi sorotan DPD dalam rapat kerja bersama Kementerian Pertanian (Kementan) pada hari Rabu, tanggal 5 Juli 2017 adalah program pengembangan sektor pertanian penyangga pangan ibu kota.

Anggota DPD dari Dapil Sumatera Barat, Nafi Chandra, mengatakan bahwa program pengembangan wilayah penyangga pangan ibu kota adalah program strategis yang bertujuan untuk menekan laju inflasi sehingga perlu ada payung hukum yang jelas.

Menurutnya, dalam program tersebut perlu ada langkah yang strategis dan pengembangan sektor pangan yang baik dengan identifikasi yang baik pula.

“Kebutuhan di ibu kota Jakarta ini bukan hanya jagung, tetapi masih banyak kebutuhan pangan lainnya, maka perlu ada langkah identifikasi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Aceng Fikri, anggota DPD dari Jawa Barat mengatakan, Mentan Amran adalah pemimpin yang mengimplementasikan filosofi kepemimpinan Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani.

"Sejak umur 7 tahun, baru lebaran sekarang ini persediaan pangan cukup dan harga stabil," tegasnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Lampung Selatan, Lampung Tengah, Karawang dan semua wakil daerah pendukung pangan DKI Jakarta memberikan komitmennya untuk mendukung penyediaan pangan untuk ibu kota DKI Jakarta.


MAPAN Apresiasi Keberhasilan Kementan Buat Harga Pangan Stabil

MAPAN: Stabilnya Harga dan Stok Pangan Lebaran Tahun Ini Baru Pertama Kali Terjadi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan