logo


Temuan Bendera Mencurigakan di Polsek Kebayoran Baru, Kapolri: Belum Tentu ISIS

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

5 Juli 2017 12:28 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan terkait penemuan bendera mirip ISIS di Polsek Kebayoran Baru.

"Belum tentu ISIS, lafalnya itu kan lafal umum, tapi terkadang diartikan sebagai bendera ISIS. Jadi bisa saja itu ulah pelaku atau mungkin orang ketiga yang ingin membuat situasi kisruh. Bisa saja," kata Tito, di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (5/7).

Tito menegaskan bahwa Polda Metro Jaya dibantu Detasemen Khusus 88 sedang melakukan penyelidikan. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.


Beragam Ancaman yang ISIS Tulis dalam Surat Kaleng

"Tidak perlu panik, karena itu yang diharapkan pelaku teror," ujarnya.

Soal ucapan bernada ancaman akan mengacaukan Jakarta, Tito pun beranggapan bahwa hal tersebut dapat dilakukan siapa saja. Pasalnya, ancaman tersebut hanya ditulis di sehelai kertas.

"Saya kira siapa saja bisa buat hal seperti itu. Jangan panik. Serahkan saja ke Kepolisian untuk diselidiki," katanya lagi.

Untuk diketahui, bendera yang disebut mirip bendera ISIS ditemukan di Polsek Kebayoran Baru pada hari Selasa, tanggal 4 Juli 2017. Penemuan bendera tersebut langsung menjadi pembicaraan publik.

Ancam Buat Jakarta Seperti Marawi, Polisi: Tidak Bisa, Keadaannya Beda

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari