logo


Novel FPI Duga Teror yang Menimpa Polisi Merupakan Pengalihan Isu Ahok

"Ini harus betul-betul diselidiki bahwa ini kejadian spontan atau rekayasa pengalihan isu-isu," beber Novel

4 Juli 2017 08:00 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terkait teror yang menimpa dua orang anggota Brigade Mobil (Brimob) yang ditikam orang tak dikenal di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan baru-baru ini, Sekjen Dewan Syuro Front Pembela Islam (FPI), Novel Bamukmin, menduga hal tersebut merupakan pengalihan isu semata.

"Kita melihatnya boleh dikatakan ada kepentingan lah. Sepertinya gak masuk di akal hal seperti itu bisa terjadi. Ini harus betul-betul diselidiki bahwa ini kejadian spontan atau rekayasa pengalihan isu," beber Novel saat diminta pendapatnya belum lama ini.

Beragam Ancaman yang ISIS Tulis dalam Surat Kaleng


Kata Novel FPI Soal Penangkapan Sekjen FUI

Dikatakan Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu, isu yang ingin dialihkan salah satunya adalah soal keberadaan terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Sebut Kasus e-KTP Permainan, Fahri: Bohong, Mana Ada Rugi Rp 2,3 Triliun

"Masalah terus, kenaikan listrik, kemudian Ahok dalam sel Mako Brimob ini ada atau tidak, itu kan lagi ramai. Soalnya sudah simpang siur, sementara kita dapat berita bahwa Ahok memegang alat komunikasi," tukas Novel.

Ahmad Dhani Sebut Gubernur Terdahulu Tak Paham Museum, Djarot: Enggak Apa-apa Dia Lebih Ahli

"Dari kejadian-kejadian yang ada, (teror) itu kan terus dihembuskan untuk bagaimana bisa jadi viral untuk mengalihkan isu yang ada di negara ini," sambung Novel, dilansir dari netralnewscom.

Djarot Sampaikan Permohonaan Maaf dari Ahok, Begini Reaksi PNS DKI

Seperti telah diwartakan sebelumnya, dua orang anggota Brigade Mobil (Brimob) ditikam orang tak dikenal di Masjid Falatehan, Jalan Palatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.40 WIB, pada hari Jumat, tanggal 30 Juni 2017 lalu. Dua anggota Brimob itu diketahui bernama AKP Dede dan Briptu Syaiful. Keduanya mengalami luka di bagian wajah dan leher.

Ahmad Dhani Meminta Mantan Istrinya Sujud Syukur, Karena Ini..

Polisi sendiri berhasil menembak mati pelaku penusukan yang diketahui bernama Mulyadi di lokasi yang tidak jauh dari lokasi penusukan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, mengatakan, Mulyadi diketahui terafiliasi dengan kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syiria alias ISIS.

"Catat! Saya Bukan Tim Sinkronisasi, Saya Tim Inti Lengserkan Ahok"

"Mulyadi merupakan simpatisan ISIS yang terkooptasi paham radikal dari materi-materi yang diunggah pada website maupun group-group messenger radikal yang diikutinya," tutur Rikwanto, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (2/7).

Novel FPI Ungkap Alasan Kenapa Habib Rizieq Belum Pulang ke Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana