logo


Cair, Erick Thohir Jelaskan Dana Asian Games Rp 500 Miliar Akan Dipakai untuk Ini

Dalam menggunakan anggaran tersebut, prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel tetap diprioritaskan agar tidak memunculkan persoalan di kemudian hari.

3 Juli 2017 20:57 WIB

Ketua pelaksana INASGOC, Erick Thohir (kedua dari kiri), saat menggelar konfrensi pers di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (3/7) malam.
Ketua pelaksana INASGOC, Erick Thohir (kedua dari kiri), saat menggelar konfrensi pers di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (3/7) malam. Jitunews/Ferro Maulana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pencairan dana penyelenggaraan Asian Games 2018 tahap pertama di tahun 2017 sebesar Rp 500 miliar sudah langsung bisa digunakan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).

Dalam menggunakan anggaran tersebut, prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel tetap diprioritaskan agar tidak memunculkan persoalan di kemudian hari.

Ketua pelaksana INASGOC, Erick Thohir, menuturkan bahwa pencairan dana awal itu membutuhkan proses serta waktu karena kedudukan INASGOC merupakan satuan kerja (satker) khusus yang menginduk pada Kemenpora.


Dana Baru Turun Rp500 M, Ini Pos dan Biaya yang Dipangkas dalam Asian Games

"Ada proses yang harus dilewati karena kedudukan INASGOC sebagai satker dan perlu beberapa perangkat dari Kementerian dan lembaga yang harus dilengkapi di INASGOC. Setelah proses itu selesai, saat ini anggaran itu bisa dicairkan dan langsung digunakan. Kami tidak mau melanggar aturan dan prosedur yang ditetapkan pemerintah," ujar Erick Thohir kepada Jitunews.com, di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (3/7) malam.

Menurut Erick, anggaran ini akan dipakai untuk membuat komitmen uang muka beberapa sarana pendukung Asian Games 2018, persiapan test event, pembayaran uang muka IT serta broadcast dan juga sewa Wisma Serbaguna, Senayan, yang akan menjadi kantor INASGOC.

Rencananya, INASGOC akan menempati Wisma Serbaguna di bulan Juli ini. Selain kantor INASGOC, di Wisma Serbaguna Senayan juga tersedia media centre.

"Selain untuk pembayaran uang muka sarana pendukung kegiatan Asian Games, test event, penyelesaian media centre termasuk diprioritaskan agar selesai lebih cepat. Hal ini diperlukan untuk memastikan informasi segala hal yang berkaitan dengan perkembangan persiapan Asian Games 2018 akan lebih mudah diakses oleh para wartawan baik nasional dan internasional," jelasnya.

"Pada bulan Agustus nanti, tepat setahun sebelum Asian Games resmi berlangsung, kami akan mengadakan countdown ceremony. Untuk lebih pastinya acaranya apa saja, beberapa hari sebelum acara akan disampaikan. Sekarang semua materi kreatif sedang digodok. Agar persiapan sempurna dan semua orang di seluruh Asia semakin yakin akan persiapan Indonesia menggelar Asian Games," papar ia menutup pembicaraan.

 

Venue Hoki dan Tenis Telah Siap Sambut Asian Games 2018

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Riana