logo


Pelaku Penusukan Dua Anggota Brimob Sempat Mengucapkan "Thagut"

Pelaku telah ditembak mati aparat kepolisian di lokasi yang tak jauh dari masjid tempat penusukan. Penembakan itu dilakukan setelah dua kali tembakan peringatan yang tak diindahkan pelaku.

1 Juli 2017 04:15 WIB

Kabagpenum Div. Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul
Kabagpenum Div. Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul teropongsenayan

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Seorang tak dikenal menusuk dua anggota Brimob usai Salat Isya di Masjid Falatehan kawasan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam. Dua anggota Brimob itu diketahui bernama AKP Dede dan Briptu Syaiful. Keduanya mengalami luka di bagian wajah dan leher.

Pelaku, yang belakangan diketahui berinisial M, juga mengancam sejumlah jemaah yang ikut menunaikan shalat isya di Masjid itu usai menusuk dua anggota Brimob. Pelaku sempat mengancam jemaah masjid dengan mengacungkan pisau sangkurnya sambil berteriak "Thagut!".

Pelaku telah ditembak mati aparat kepolisian di lokasi yang tak jauh dari masjid tempat penusukan. Penembakan itu dilakukan setelah dua kali tembakan peringatan yang tak diindahkan pelaku.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Martinus Sitompul menjelaskan, kronologi kejadian itu bermula ketika usai Salat Isya di Masjid Falatehan, tiba-tiba seorang tak dikenal menikam dua anggota Brimob yang posisi salatnya berada di sebelah pelaku. Pelaku menggunakan pisau sangkur.

Setelah menikam dua korban, pelaku melarikan diri keluar. Kemudian anggota Brimob yang berjaga memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tak diindahkan pelaku.

"Pelaku malah meneriakkan takbir, "Allahu Akbar" sambil mengacungkan pisau. Akhirnya anggota Brimob menembak pelaku sehingga tewas di tempat," kata Martinius.


Kultwit Fadli Zon Soal Islamophobia: Ini Perubahan Drastis

Dua Orang Brimob Ditikam Saat Salat Isya

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas