logo


Terlanjur Viral, Penyebab Kematian Dokter Stefanus Jadi Misteri

Rencananya, Stefanus akan dimakamkan esok hari, Jumat, tanggal 30 Juni 2017, sekitar pukul 14.30 WITa.

29 Juni 2017 11:24 WIB

dr Stefanus Taofik, SpAn
dr Stefanus Taofik, SpAn Istimewa

MATARAM, JITUNEWS.COM - Penyebab meninggalnya dr Stefanus Taofik, SpAn masih menjadi misteri. Setelah kabar soal beban kerja dan jadwal piket yang berlebihan telah disanggah pihak RS dan juga sejumlah instansi terkait, kini masyarakat jadi bertanya-tanya apa penyebab kematian dokter muda tersebut.

Sejumlah sumber mengatakan Stefanus menderita Brugada Syndrome, yakni sejenis kelainan pada sistem listrik jantung. Meski demikian, tetap saja belum ada pihak yang mampu memberikan klarifikasi terkait kebenaran kabar tersebut.

Jenazah Stefanus sendiri telah berada di rumah duka di Mayura, Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pihak keluarga juga masih enggan memberikan keterangan lantaran masih dirundung duka yang mendalam.


Meninggal Saat Piket Lebaran, Nama Dokter Muda Ini Jadi Viral dan Buat Warganet Sedih

Ayah Stefanus, Herman Susilo Taofik, pun mengaku hanya tahu bahwa putranya tersebut meninggal lantaran kelelahan. 

Salah satu saudara Stefanus pun meminta segenap media dan juga sejumlah pihak yang mungkin penasaran dengan kejadian yang menimpa Stefanus untuk menahan diri sementara waktu. "Kami keluarga sedang berduka. Mohon maaf sekali kami tidak bisa bicara banyak," ujarnya.

Telah diketahui sebelumnya, Stefanus ditemukan tidak bernyawa ketika sedang berjaga di ruang Intensive Care Unit (ICU) setelah menangani sejumlah pasien. Entah bagaimana awal kisah Stefanus menjadi viral di jagat media sosial, tapi kematian dokter berusia 35 tahun tersebut telah meraih simpati banyak orang. 

Rencananya, Stefanus akan dimakamkan esok hari, Jumat, tanggal 30 Juni 2017, di Pemakaman Bintaro, Mataram, sekitar pukul 14.30 WITa.

Kultwit Fadli Zon Soal Islamophobia: Ini Perubahan Drastis

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari