logo


Brokoli Bisa Jadi Solusi Penyembuhan Diabetes, Ini Hasil Lengkap Risetnya

Studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Science Translational Medicine, menyatakan bahwa brokoli dapat memberikan solusi untuk memperlambat dan bisa menghilangkan penyakit diabetes.

29 Juni 2017 08:30 WIB

Brokoli.
Brokoli. Dok. Sobeys.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekelompok ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa sayuran seperti brokoli mampu membantu pasien diabetes tipe-2 dalam mengatur kadar gula darahnya secara efektif.

Studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Science Translational Medicine, menyatakan bahwa brokoli dapat memberikan solusi untuk memperlambat dan bisa menghilangkan penyakit diabetes.

Penemuan menarik tersebut bisa memberikan referensi bagi dokter serta ilmuwan berupa obat alternatif untuk penyakit diabetes yang telah mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.


Dokter Ahli: Berpuasa Mampu Sembuhkan Penyakit Kanker

Untuk diketahui, Diabetes tipe-2 merupakan bentuk penyakit yang paling umum hinggap pada diri manusia. Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 90 sampai dengan 95 persen timbul pada semua kasus yang didiagnosis terhadap orang dewasa.

Saat ini terdapat sekitar 29,1 juta orang di Amerika Serikat yang menderita penyakit diabetes. Namun, ada sekitar 8,1 juta yang mungkin masih belum terdiagnosis. Penyakit ini pun terus meningkat untuk waktu yang akan datang.

Lalu berdasarkan laporan oleh Lembaga Riset Diabetes Internasional, lebih dari 300 juta orang hidup dengan diabetes. Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 90 persen penderita diabetes menderita tipe-2.

Dari semua individu yang menderita penyakit diabetes, sekira 15 persen tidak bisa memakai terapi tahap pertama, berupa obat metformin, karena risiko kerusakan ginjal.

Mereka yang memakai metformin memiliki peningkatan risiko asidosis laktik, yaitu peningkatan asam laktat yang tidak sehat yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan terhadap perut, nyeri otot, kram, pernapasan yang sesak, dan kelelahan. Kemudian, tiga puluh persen pengguna metformin juga mengalami rasa kembung, mual, dan kram perut.

Tujuan Penelitian

Ini adalah sebuah tantangan tersendiri karena riset laboratorium sebelumnya telah mengalami kesulitan dalam menemukan opsi semacam itu.

Pada umumnya, kajian hanya mempelajari gen tunggal atau protein individu. Akan tetapi, peneliti harus menemukan pendekatan sebuah objek besar yang baru karena diabetes melibatkan jaringan gen yang lebih luas.

Pemimpin studi dan mahasiswa Doktoral dari Universitas Gothenburg AS, Annika Axelsson, bersama timnya menganalisis jaringan hati dari tikus yang menderita diabetes yang diberikan makanan "diet ala barat" yang mempunyai 42 persen lemak dan 0,15 persen kolesterol.

Setelah melakukan beberapa tes, para ilmuwan dapat mengidentifikasi 1.720 gen yang terkait dengan hiperglikemia, suatu kondisi di mana jumlah glukosa berlebihan terdapat dalam darah.

Usai melakukan analisis lebih lanjut, anggota tim riset mempersempit jumlah gen ke jaringan hanya 50 gen terkait yang selanjutnya menjadi tanda penyakit diabetes tipe-2.

Dengan menggunakan database senyawa obat terdahulu dan program matematis dalam mengidentifikasi senyawa mana yang memiliki kemampuan untuk menolak penyakit diabetes, ilmuwan menentukan bahwa sulforaphane, senyawa alami yang ditemukan pada sayuran seperti brokoli, memiliki peringkat tertinggi untuk menolak kadar senyawa penghasil diabetes yang sangat tinggi.

Gen Glukosa

Lebih banyak tes akhirnya dilakukan para peneliti dan ditemukan bahwa untuk pasien obesitas, dosis harian sulforaphane, dalam bentuk ekstrak brokoli pekat, mengurangi glukosa darah hingga 10 persen.

Beruntung, kabar baiknya yaitu pengurangan 10 persen sudah cukup untuk mengurangi risiko seseorang terkena komplikasi penyakit diabetes. Sulforaphane juga tidak menimbulkan efek samping yang disebabkan oleh metformin.

Langkah selanjutnya, menurut para peneliti yakni mengetahui efek sulforaphane terhadap individu dengan pre-diabetes.

Ilmuwan berharap sulforaphane dapat memperbaiki kontrol glukosa pada individu dengan pre-diabetes sehingga tidak mengembangkan diabetes tipe-2.

Ini hasil yang mengesankan bagaimana penyembuhan terhadap masalah kesehatan khususnya diabetes, seperti sayuran di dalam lemari es Anda, yang sangat mudah ditemukan. Ini akan yang memberi Anda lebih banyak alasan untuk menyediakan brokoli dan sayuran sejenis lainnya.

Ini Dia Faktor Dalam dan Luar Penyebab Kanker yang Harus Anda Ketahui

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Nugrahenny Putri Untari