logo


Pelukis Sketsa Wajah Siap Bantu Novel Baswedan

Hal tersebut merupakan salah satu komitmen Polri dan KPK dalam mencari dalang di balik aksi penyiraman air keras terhadap penyidik senior tersebut.

29 Juni 2017 06:46 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suntana, mengatakan bahwa tim gabungan Polri-KPK akan segera menetapkan langkah selanjutnya dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Salah satu langkah lanjut tersebut adalah melibatkan pelukis wajah guna menggambar sketsa terduga pelaku yang kini masih buron.

"Polisi serius dalam menangani kasus ini. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti itu (pelukis wajah) juga akan dilakukan," kata Suntana di Jakarta Selatan, Rabu (28/6).

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu memprioritaskan kondisi kesehatan Novel dengan melakukan konsultasi dengan tim dokter terkait. Terlebih lagi, Novel sedang dirawat di luar negeri.


Cetus HNW ke Novel: Kalau Ada Jenderal Polisi yang Terlibat, Sebut Namanya!

"Kita kalau mau bicara dengan Novel kan harus tanya dulu, kapan sehatnya, kapan siap diperiksa. Harus tanya ke dokternya juga, harus ada izin dari otoritas," kata Suntana lagi.

Selain itu, tim Polri bersama KPK yang berangkat ke Singapura juga meminta keterangan dari sepupu Anies Baswedan tersebut terkait ucapannya kepada majalah TIME belum lama ini. 

Sebelumnya, Novel diketahui telah membeberkan informasi kepada salah satu media ternama Amerika Serikat tersebut tentang dugaan keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyerangan air keras yang menimpanya. 

Dalam tulisan berjudul "I Don’t Want to be Sad: Indonesia’s Top Graft Buster Talks to TIME from His Hospital Bed" tersebut, diberitakan bahwa Novel merasa heran karena polisi belum juga bisa menangkap pelaku di balik kejadian penyiraman air keras yang menyebabkan kerusakan pada matanya.

Urgensi Tim Independen Kasus Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari